RAGAM

Apel Bendera SMPN Turiskain Dipimpin TNI. Danramil: Jaga Nasionalisme

ATAMBUA, Kilastimor.com-Kebiasaan upacara bendera di sekolah setiap hari Senin dipimpin oleh seorang kepala sekolah dan sudah menjadi hal yang biasa. Namun, tidak dengan salah satu SPMN Turiskain di wilayah perbatasan RI-RDTL ini.

Apel bendera di SMPN Maumutin.

Apel bendera di SMPN Tiriskan.

SMPN Turiskain melaksanakan upacara bendera yang dipimpin langsung oleh Danramil 1605-08/Haekesak, Kapten Inf. Yonathan, Senin (22/5) di halaman sekolah. Pada upacara kali ini, Sang Pembina mengingatkan kembali tentang pentingnya menumbuhkan rasa patriotisme dalam diri siswa.

Turiskain adalah sebuah desa yang berada di tepi Sungai Malibaka. Ada sebuah plang dan pilar yang menandakan Kilo Meter nol Negara Indonesia terletak di tepian Sungai Malibaka. Di seberang sungai ini, terdapat Daerah Maliana, Distrik Bobonaro, Negara Republik Demokratik Timor Leste (RDTL).

Dengan posisi seperti ini, Sungai Malibaka merupakan daerah netral bagi kedua negara. Selain itu, Desa Turiskain adalah salah satu desa yang menjadi garda depan Bangsa Indonesia yang berbatasan dengan RDTL.

Karena itu, penting untuk menumbuhkan rasa patriotisme yang tinggi dalam diri anak-anak sejak dini, khususnya di daerah perbatasan. Salah satu caranya adalah dengan menumbuhkan kembali nilai-nilai hasil perjuangan para pahlawan bangsa kita. Itulah yang dilakukan pembina upacara Kapten Inf. Yonathan. Tak hanya itu, ia juga menekankan bahwa dengan melaksanakan upacara bendera, kita dapat belajar utk berdisiplin, memimpin dan dipimpin.

Baca Juga :   67 Desa Dipastikan Gelar Pilkades Serentak. Ini Tiga Desa yang Ditunda Pilkadesnya.

Pada upacara bendera kali ini, pihak sekolah tidak sendirian. Pihak sekolah juga melibatkan personil Koramil 1605-08/Haekesak, anggota pos Satgas Pamtas Yonif 712/WT dan para guru SMPN Turiskain yang diikuti oleh seluruh siswa-siswi SMPN Turiskain.

Kepala Sekolah SMPN Turiskain, Fatima Sotir yang ditemui seusai upacara bendera menyampaikan rasa terima kasihnya yang begitu besar atas keterlibatan para aparat dalam upacara bendera kali ini. Baginya, ini merupakan sebuah pelajaran berharga bagi anak didiknya tentang menjadi seorang pemimpin.

“Semua orang bisa menjadi pemimpin, begitu juga dengan kami. Walau kami di batas, tapi kami tidak terbatas.” ujarnya. (richi anyan)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top