RAGAM

dr. Ansila Pimpin RSUD Mgr. Gabriel Manek SVD Atambua

Ia juga mengatakan, Plt sebelumnya, dr. Joice telah membuat banyak perubahan di RSUD Atambua. Karena itu, ia meminta kepada dr. Ansila untuk mempertahankan dan meningkatkan apa yang telah dibuat pendahulunya. “Jangan terkesan Ansila lebih jelek dari Joice”, tegasnya.

Oleh karena itu, Ose Luan meminta agar direktris yang baru harus bisa mengeleminir kecemburuan antar profesi. Caranya adalah dengan membuat kebijakan-kebijakan yang dirasa adil dan menyentuh kepentingan semua unsur. “Sehingga tidak ada kesombongan dan keangkuhan profesi. Tidak ada kesombongan dan keangkuhan jabatan”, tegasnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan dr. Ansila diangkat karena kepercayaan. Kepercayaanyang dimaksud bukan dari dia, tapi dari Tuhan. Mungkin membisikan kepada bupati, wakil bupati, sekda, dan lainya. Maka dr. Ansila adalah pilihan. dr. Ansila dipilih dan dilantik untuk menerima tugas ini.

“Terakhir, saya percaya… Ansila bisa! Saya percaya”, tutur Ose Luan sembari tersenyum.

Karena itu, Ose Luan meminta agar dr. Ansila memanfaatkan kemampuannya kepada solidaritas pergaulan dan komunikasi ke atas, maupun ke bawah. Tujuannya agar rumah sakit menjadi suatu kekuatan yang luar biasa untuk peduli kepada orang lain. Ia mengatakan bahwa Peduli tidak saja kepada pasien, tapi peduli juga kepada semua elemen mulai dari tukang sapu hingga para dokter ahli.

Pada akhir sambutannya, Ose Luan mewakili seluruh Masyarakat Belu mengucapkan proficiat kepada dr. Ansila yang terpilih sebagai direktris baru di RSUD Atambau. Ucapan selamat itu menggunakan Bahasa Tetum. “Ami Ema Belu fo tabe ba dr. Ansila”, ujarnya. (richi anyan)

Baca Juga :   Terus Dievaluasi, Teko Tidak Otomatis Diperpanjang SK-nya Tahun Depan

Pages: 1 2

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top