EKONOMI

INKOPOL Gelar Operasi Pasar Gula di Pasar Senggol Atambua

ATAMBUA, Kilastimor-Induk Koperasi Polisi Republik Indonesia (INKOPOL) melalui Divisi Usaha Jaya Perdagangan, melaksanakan operasi pasar gula di Pasar Senggol Atambua pada, Kamis (18/5). Tujuannya guna menjaga kestabilan harga gula di pasaran dan keamanan pangan menjelang Bulan Suci Ramadhan dan Idul Fitri.

INKOPOL gelar pasar murah.

INKOPOL gelar pasar murah.

Inkopol menerima tugas dari Kementrian Perdagangan dengan surat perintah dari Presiden RI untuk mendistribusikan gula ke daerah-daerah wilayah perbatasan yang tidak terjangkau menurut evaluasi dari pemerintah pusat. Tujuannya untuk menjaga kestabilan harga gula di pasaran.

Untuk diketahui, Inkopol merupakan Induk Kepolisian Republik Indonesia. Anggotanya ada polisi aktif sejumlah 4
55 ribu orang. Jadi, anggotanya adalah semua anggota polisi yang ada di Indonesia, ditambah Purnawirawan Polri. Sehingga anggotanya cukup banyak.

Kepala Divisi Perdagangan Inkopol Irjen Pol. Purn. Muji Waluyo mengatakan bahwa dirinya bersama rombongan telah mengecek harga gula di wilayah perbatasan Kabuaten Belu. Harga gula di pasaran berkisar 15 ribu sampai 17 ribu rupiah. Karena itu, untuk memenuhi kesejateraan rakyat, pemerintah menjual gula dengan harga Rp 12.500.

Inkopol juga menjual gula dengan harga standar pemerintah. Muji menuturkan bahwa masyarakat bisa membeli, khususnya para pedagang kopi, warung-warung, dan lain sebagainya agar dapat didaur ulang guna memperoleh keuntungan. “Mereka yang berdagang di lapak mestinya bisa menjual gula dengan harga yang lebih murah”, tuturnya.

Baca Juga :   Bronjong Halikelen Ambruk, Kejari Atambua Periksa Konsultan dan Ketua Panitia PHO

Dalam melaksanakan program Operasi Pasar Gula ini, Inkopol bekerja sama dengan PT. Sentra Usaha Tamajaya dan PT. Angels Produc. “Kita jaga stabilitas ini tidak hanya menjelang hari raya saja, tapi hingga seterusnya. Mudah-mudahan stok gula yang ada di pabrik bisa mencukupi kebutuhan dari Masyarakat Kabupaten Belu”, ujar Muji.

Hendra Hidayat yang mewakili PT. Sentra Usaha Tamajaya sebagai salah satu produsen yang mensuplai gula untuk Masyarakat Indonesia mengatakan siap untuk memenuhi kebutuhan gula di Kabupaten Belu, tidak hanya pada hari raya saja, tapi juga untuk seterusnya. Ia berharap dengan kehadiran mereka di Kabupaten Belu dapat membatu masyarakat dalam menstabilkan harga gula di pasaran, khususnya masyarakat yang berada di daerah perbatasan.

Asisten II Setda Belu Yerimias Kali Taek dalam samburannya mengatakan bahwa kegiatan yang dilakukan Polri ini membuka hati dan perhatian pemerintah untuk menekan naiknya harga barang menjelang hari raya. Hal ini dikarenakan, menjelang hari raya, biasanya ada oknum-oknum tertentu yang menaikan harga barang demi keuntungan pribadi.

“Kita berharap agar kegiatan seperti ini terus berlanjut hingga hari raya Idul Fitri nanti. Tujuannya agar kita mengikuti hari raya tanpa ada keluhan soal kenaikan harga sembako”, ujar Yerimias.

Terkait dengan hal ini, Yerimias berharap kepada semua orang yang bergerak di bidang bisnis, terutama di bidang pangan agar tetap menjaga kestabilan harga pangan. Biasanya, menjelang hari raya, para pebisnislah yang menjadi penyebab kenaikan harga barang demi keuntungan pribadinya.

Baca Juga :   Camat Raihat Harus Dicopot dari Jabatan, Karena Salah Gunakan Kewenangan dan Berpolitik Praktis

Karena itu, ia meminta kepada Dinas Perdagangan dan perindustrian serta aparat untuk terus melakukan pengawasan. Tujuannya agar tidak ada keluhan dari masyarakat soal kenaikan harga barang.

Melalui kesempatan ini, Yerimias juga menyampaikan terima kasih kepada Kapolri atas perhatiannya kepada masyarakat di wilayah perbatasan. “Inilah kondisi Belu; inilah masyarakat Belu; inilah Warga NKRI. Kami tetap setia pada NKRI, walau di sebelah ini (RDTL. red); walau di sebelah jembatan adalah keluarga, tapi kami tidak pernah berpikir untuk mengkhianati NKRI”, tuturnya mengakhiri sambutan kepada rombongan Polri. (richi anyan)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top