RAGAM

Kemenkes akan Tambah Dokter Ahli ke RSPP Betun

BETUN, Kilastimor, com-Rombongan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia melakukan kunjungan kerja di Malaka pada Jumat (05/05/2017).
Kunker tersebut untuk melihat kondisi pelayanan kesehatan di Betun.

Tim Kemenkes di pose di Betun.

Tim Kemenkes di pose di Betun.

Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat Kementerian Kesehatan, Oscar Piramida, disela-sela kunjungan tersebut menyampaikan, akan menambah sejumlah dokter ahli di Kabupaten Malaka.
pasalnya saat ini baik Kabupaten Malaka maupun Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) masih kekurangan Dokter ahli.

“Terobosan – terobosan Pak Bupati ini sudah tepat sehingga terobosan itu patut didukung, apalagi Kabupaten Malaka ini merupakan salah satu Kabupaten yang langsung berbatasan dengan Negara Republik Demokratik Timor Leste (RDTL),” ungkapnya.

Sementara itu, Bupati Malaka, dr. Stefanus Bria Seran, MPH saat jumpa pers kemarin menyampaikan bahwa, Rumah Sakit Penyangga Perbatasan (RSPP) Betun, baru memiliki empat dokter ahli. Karenanya penting untuk ditambahkan karena kedepan setiap Rumah Sakit di kabupaten mau dinaikkan statusnya menjadi kelas C.

Seharusnya, minimal ada Tujuh (7) orang dokter spesialis yakni, obgin, anak, penyakit dalam, bedah, radiologi, anastesi dan laboratorium, dan itu harus dipenuhi dan dokternya jangan satu (1) orang, minimal tiga (3) orang sehingga mereka bisa punya kesempatan untuk belajar dan cuti. “Rumah sakit Penyangga Perbatasan Betun ini harus kita kembangkan untuk menjadi lebih bagus karena fasilitas kesehatan itu sangat dibutuhkan oleh seluruh masyarakat Malaka,” tuturnya.

Baca Juga :   Persiapan Paskah, Jemaat GMIT Elim Uitao Lakukan Pembersihan

Bupati Malaka menambahkan, mengapa yang baik – baik itu hanya ada di Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya dan Denpasar? Apakah masyarakat di Malaka kelas dua? Jadi pemerintah baik pusat maupun daerah harus kembangkan mutu pelayanan dan fasilitas kesehatan agar masyarakat Malaka mendapatkan pelayanan yang sama, karena kita semua adalah warga negara Indonesia. (adhi teiseran)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top