RAGAM

Siaga Bencana, Dinsos Malaka Siapkan Bantuan

BETUN, Kilastimor.com-Hujan deras di daerah hulu sungai Benenain di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) dan Timor Tengah Utara (TTU), berpotensi mengakibatkan banjir di Kabupaten Malaka khususnya Kecamatan Malaka Barat dan Malaka Tengah.

Josep Pareira

Josep Parera

Banjir bandang yang datang secara tiba-iba dan meluap, bisa menggenangi juga menghanyutkan rumah warga, tanaman umur pendek maupun umur panjang seperti, kelapa, pisang, jagung, ubi kayu, kacang, dan hewan peliharaan masyarakat.

Oleh karenanya, Pemerintah Kabupaten Malaka Melalui Dinas Sosial menyiapkan beberapa bantuan. Kepala Dinas Sosial Josep Parera saat diwawancara di ruang kerjanya, Senin (15/5/2017) mengatakan, untuk bantuan bencana alam ada bantuan dari Dinas Sosial Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), namun jumlahnya sangat terbatas. Sehingga apabila terjadi banjir dan masyarakat yang mengungsi, maka pihaknya akan menfasilitasi di tempat pengungsian dengan membangun tenda dan dapur umum.

Sedangkan untuk kebutuhan air bersih bagi masyarakat yang sumur airnya kotor karena sudah terkontaminasi dengar air sungai, pihaknya menyiapkan kendaraan tanki untuk mengantar air bersih, dan selama ini ada juga kerja sama dengan LSM.

“Jadi selain kita antar air bersih dengan kendaraan kita juga menyiapkan bubuk penjernih air. Bubuk kaporit bisa digunakan untuk menjernihkan air yang sudah terkontaminasi dengan air kotor sehingga masyarakat tidak kesulitan air bersih. Untuk sekolah-sekolah yang ruang kelasnya tidak bisa digunakan pasca banjir karena sudah terendam air dengan lumpur, pihaknya bekerjasama dengan LSM Wahana Visi Indonesia (WVI) untuk membantu dengan menyiapkan.

Baca Juga :   Tiga Korban Sumur Maut di TTU Berhasil Dievakuasi Tim SAR dan Langsung Dimakamkan

Sejumlah voucher sebutnya, juga disiapkan untuk beli makanan bagi peserta didik, tetapi sebelum pembagian voucher didahului dengan kerja bakti bersama orang tua murid untuk membersihkan sekolah.

Lanjut Pareira, WVI juga menyiapkan tenda, tujuannya supaya bisa digunakan untuk Kegiatan Belajar Mengajar apabila ruang kelas belum bisa digunakan” Ujarnya. Ia berharap semoga dengan bantuan ini bisa mengurangi beban masyarakat yang terkena banjir. (adhi teiseran)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top