RAGAM

UN di SMPN 1 Semau Lancar Tanpa Hambatan

OELAMASI, Kilastimor.com-Penyelenggaraan Ujian Nasional (UN) tingkat SMP di Kabupaten Kupang, diselengarakan secara serentak pada Selasa (2/5).
Pantauan kilastimor.com di SMPN 1 Semau, penyelenggaraan UN ini berjalan lancar dan aman.

Kepala sekolah dan siswa peserta UN pose bersama.

Kepala sekolah dan siswa peserta UN pose bersama.

Dimana ujian hari pertama ini hanya satu mata pelajaran saja, yakni Bahasa Indonesia dan dimulai pada pukul 10.30 – 12.30 wita.

Kepala Sekolah SMPN 1 Semau, Herman Nikinawa, ketika ditemui kilastimor.com, mengatakan bahwa UN di SMPN 1 Semau berjalan lancar. Siswa yang mengikuti UN berjumlah 87 orang, dimana mereka semua hadir dan mengikuti UN ini dengan baik. Sehingga menurutnya, tidak ada lagi ujian susulan.

“Puji Tuhan UN SMP di sini berjalan lancar, tanpa ada hambatan apapun. Semua siswa yang mengikuti ujian, semuanya hadir, sehingga tidak ada yang mengikuti ujian susulan,” ungkap Herman.

Ketika ditanya terkait pendistribusian logistik soal ujian, Herman mengatakan bahwa pendistribusiannya sesuai prosedur yang telah ditetapkan. Dimana, setiap lembaran soal ujian berada di Polsek Semau, dan pendistribusian ke SMPN 1, dilakukan oleh anggota Polsek Semau ke sekolah, setiap hari dan sesuai dengan jadwal mata pelajaran yang diuji.

Kanit Provos, Bripka Sami Neno, yang didampingi Bripka Robi Ismau, ketika ditemui kilastimor.com, saat memantau jalannya ujian, mengatakan bahwa, bahan soal ujian, didistribusi sesuai prosedur yang berlaku.
Sami sedikit menjelaskan bahwa, logistik atau bahan soal ujian diantar dari dinas PPO kabupaten, yang didampingi oleh anggota satuan intel Polres Kupang.

Baca Juga :   Pemkab Malaka Bakal Adakan Genset untuk RSU dan Dispenduk

Menurut Sami logistik ini diantar ke Polsek Semau. Kemudian pendistribusiannya dilakukan ke 5 SMP, yakni 3 SMP di kecamatan Semau dan 2 SMP di kecamatan Semau Selatan. Sami menambahkan bahwa, untuk pendistribusian ke SMP dilakukan oleh petugas pengamanan di masing-masing SMP minimal 30 menit sebelum ujian dimulai.

Sementara, pendistribusian bahan soal dilakukan sesuai jadwal mata pelajaran yang diuji setiap hari.
“Jika mata pelajaranya satu, maka kami datang ke SMP yang mana kami ditugaskan, dengan hanya membawa satu mata pelajaran saja. Tetapi untuk diketahui bahwa bahan ujian yang kami terima dan bawa ke masing-masing SMP, dalam keadaan disegel. Kemudian sebaliknya, setelah ujian, bahan ujian dan lembaran jawaban disegel kembali, kemudian kami bawa kembali ke Polsek,” jelas Sami.

Ketika ditanya apakah ada kendala atau masalah yang timbul saat hari pertama ujian, dan dalam masa pendistribusian bahan ujian, Sami mengatakan bahwa sejauh ini, semua berjalan lancar.

Dia berharap, kerjasama yang sudah dibangun dengan para pengawas, pihak sekolah dan Polsek Semau, dapat dipertahankan, demi mensukseskan UN SMP ini.

Joice Krisanti Tode, salah satu siswi peserta UN, ketika ditemui kilastimor.com, mengatakan bahwa, ujian yang dihadapinya dirasa sangat ringan. Dimana, menurutnya ketika mengerjakan soal yang diberikan, dirinya mampu menjawab semua soal yang ada, karena dirasanya mudah. Sementara untuk persiapan menghadapu UN ini, Joice mengaku bahwa dirinya meningkatkan porsi belajarnya, dengan mengulang kembali mata pelajaran yang pernah diterimanya, dari kelas satu hingga kelas 3.

Baca Juga :   Tabrak Tong Sampah, Ajubi Tewas di Tempat Haliren, Atambua Selatan

Untuk diketahui bahwa, UN ini berlangsung disela-sela peringatan Hardiknas. Menurut Hendrik Nikinawa, kepala SMPN 1, Sekolah yang dipimpinya tidak melakukan upacara, karena lebih fokus kepada UN yang ada.

Selain itu menurutnya, personilnya yang kurang juga menjadi alasan tidak diselenggarakan upacara bendera yang memungkinkan bagi kelas satu dan dua. Hal ini karena menurut Hendrik, personilnya yang lain sementara bertugas sebagai pengawas UN, di SMP yang lain. (qrs)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top