HUKUM & KRIMINAL

Wakapolres Belu Pimpin Satgas Saber Pungli

ATAMBUA, Kilastimor.com-Bupati Belu, Willybrodus Lay kukuhkan Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Satgas Saber Pungli) Kabupaten Belu, Timor Barat wilayah perbatasan RI-Timor Leste di gedung Betelalelenok, Senin (29/5/2017).

Bupati pasang pin Sabet Pungli pada Wakapolres Belu.

Bupati pasang pin Sabet Pungli pada Wakapolres Belu.

Pada pengukuhan tim Satgas tersebut, Wakpolres Belu, Kompol Okto Wadu Ere sebagai Ketua tim Saber Pungli Kabupaten Belu. Inspektur Inspektorat Kabupaten Belu sebagai Wakil Ketua I dan Kasie Intel Kejaksaan Negeri Belu sebagai Wakil Ketua II. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Belu sebagai Sekretaris I, dan Kaur BO Satreskrim Polres Belu sebagau Sekretaris II.

Sementara itu, Kasat Intelkam Polres Belu sebagai Ketua Kelompok Kerja Bidang Intelejen bersama enam anggota gabungan Polres dan OPD Pemkab Belu. Kasat Binmas Polres Belu sebagai Ketua Kelompok Kerja Bidang Pencegahan bersama enam anggota gabungan.

Kasat Reskrim Polres Belu sebagai Ketua Kelompok Kerja Bidang Penindakan bersama enam anggota gabungan, dan Kasat Lantas Polres Belu sebagai Ketua Kelompok Kerja Bidang Yustisi bersama lima anggota gabungan.

Bupati Belu, Willy Lay kepada awak media mengatakan, hari ini telah dilakukan pengukuhan Satgas Saber Pungli Kabupaten Belu. Untuk menghindari agar tidak terjadi tangkap tangan, dihimbaukan agar seluruh lembaga baik Pemerintah maupun swasta untuk bekerja memberikan pelayanan yang baik kepada publik.

Tambah dia, ada laporan dari masyarakat tentang pembuatan KTP, yang mana sudah tiga hari pulang pergi mengurusnya namun tidak ada kejelasan. Petugas Dinas lagi bermain catur, kartu dan komputer, dan menyuruh warga kesana kesini tapi tidak selesai KTP. “Mereka lapor saya kondisinya begitu. Pelayanan KTP tidak selesai. Dia pelajar baru tamat SMA ingin lanjutkan sekolah ke Jawa dan butuh dokumen,” sebut dia.

Baca Juga :   Wawali: Mohon Dukungan Forkopimda Tangani HIV/AIDS di Kota Kupang

Dikatakan, ini bentuk pelayanan di Kabupaten Belu yang seperti ini. Saya percaya bahwa ini terjadi. Saya ini minta pada instansi pelayanan publik memberikan informasi yang jelas. Kalau bisa selesai ini kita buatkan batner, apabila dalam pelayanan 1×24 jam tidak dilayani silakan adukan via SMS dan Wathsapp ke nomor hp 081339255868 Pemkab untuk menerima pengaduan masyarakat.

“Saya yakin kita semua ingin lakukan kegiatan yang baik, mungkin karena kurang fungsi kontrol tidak jalan baik. Saya ingatkan, kalau ada laporan itu saya minta Wabup dan Sekda tindak secara tegas, termasuk juga di perizinan yang mempersulit IMB. Berkali kali mereka harus datang merevisi lain-lain, dan ini harus dipermudah,” tandas Lay.

Terkait itu Kepala Disdukcapil Belu, Wilibrodus Leto ketika dikonfirmasi media mengatakan, sejak 2014 dirinya menjabat Kadis tidak ada yang namanya pungli. Apalagi yang disoroti Pak Bupati tadi ada petugas bermain catur di Kantor tidak ada, dan rata-rata petugas tidak ada yang main catur.

“Petugas itu sejak masuk langsung di depan komputer apalagi di KPT Elektonik. Hanya memang beberapa saat lalu ada gangguan jaringan sampai dengan sekarang ini pengiriman data harus tunggu karena ada gangguan jaringan dan itu secara nasional tidak di Belu sendiri tapi seluruh Indonesia,” jelas Leto. (yan)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top