RAGAM

Anak-Anak TKN Pembina Atambua Gelar Perpisahan dengan Drama

ATAMBUA, Kilastimor.com-TKN Pembina Atambua, mengadakan syukuran pelepasan Anak TK Pembina pada, Rabu (14/6). Acara ini diisi dengan beberapa hiburan yang dibawakan oleh anak-anak TKN. pembina.

Anak-anak TKN Pembina Atambua lakonkan drama.

Anak-anak TKN Pembina Atambua lakonkan drama.

Acara pelepasan ini diisi dengan hiburan berupa drama singkat yang berkisah tentang beberapa anak kecil yang ingin datang bermain bersama Yesus. Namun para murid Yesus mengusir mereka. Melihat hal itu, Yesus menegur para murid-Nya dan membiarkan anak-anak itu datang dan bermain bersama Yesus. Namanya drama anak-anak, cara pelakonannya pun sangat kekanak-kanakan dan sangat menggemaskan. Selain itu ada tarian oleh anak2 TKN. Pembina dan beberapa acara lainnya yang sangat menghibur.

Patrisius Yos Bria sebagai Ketua Komite TKN. Pembina dalam sambutannya mengungkapkan kebahagiaannya di hari pelepasan anak-anak ini. Patris menuturkan hari ini merupakan hari yang sangat bahagia karena kita mengadakan pelepasan dengan misa syukur yang dipimpin oleh Rm. Stef Boy Sala, Pr.

Patris menjelaskan orang tua sejak tahun 2008 sudah memberikan sumbangsih yang cukup besar dalam bidang pengembangan anak melalui pembangunan TKN. Pembina. “Orang tua sudah menunjukan perhatian yang cukup besar kepada anak, mulai dari mendaftarkan anak, mengantar dan menjemput anak, hingga pembangunan gedung TK”, ujarnya.

Patris berpesan kepada orang tua, agar bantu memperjuangkan pembangunan TKN. Pembina ke pemerintah daerah untuk diperhatikan. Menurutnya, sejak berdirinya sekolah ini, belum pernah ada bantuan.

Baca Juga :   Pemkot Kupang Terapkan Manejemen Mutu ISO 9001

“Kami harap orang tua bantu memperjuangkan ke Bupati Belu agar sekolah ini dapat di rehab kembali karena sejak berdirinya TK ini, belum pernah mendapat bantuan”, pintanya.

Patris meceritakan kebiasaan anak-anak di TKN. pembina yang selalu diajarkan untuk menabung. Oleh karena itu, budaya menabung harus terus diajarkan oleh orang tua kepada anak-anaknya.

“Anak-anak di sini biasanya dibiasakan untuk menabung. Karena itu, ia meminta kepada para orang tua untuk terus menanamkan budaya menabung pada diri anak”, pintanya.

Kepala TKN. Pembina, Maria Goreti Bouk dalam sambutan perpisahannya pun mengungkapkan rasa bangganya kepada anak-anak didiknya yang sebentar lagi akan berpisah dengan dirinya. Ia bangga atas perkembangan mereka. Semuanya itu berkat bantuan dan kerja keras anatara orang tua dan para guru.

“Bapak ibu dan kami para guru sangat bangga dengan perkembangan anak-anak. Kami, para guru melatih anak-anak seperti yang kita dapat saksikan hari ini. Pada hari ini kami melepaskan anak-anak dengan sangat terharu”, ujarnya.

Goreti berharap kepada orang tua agar terus mengajari anak-anak mereka di rumah. “Jangan samapai masung Sekolah Dasar nanti anak-anak yang sudah bisa menulis ini jadi tidak bisa menulis”, pintanya. (richi anyan)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top