HUKUM & KRIMINAL

DS Terduga Pelaku Pembunuhan Purnawirawan Joao Vicente Dibekuk Polisi di Rumahnya

ATAMBUA, kilastimor.com-Salah seorang yang diduga pelaku pembunuhan Purnawirawan TNI-AD Kodim 1605/Belu, Joao Vicente, diamankan oleh tim gabungan Polres Belu dan Resmob Subden II Den A Pelopor Atambua pada, Rabu (28/6) sekitar pukul 22.10.

Terduga DS ketika diamankan Resmob.

Terduga pelaku berinisial DS dibekuk oleh enam orang Brimob di rumanya di Kampung Maukumu, Dusun Bauluan, Desa Mandeu, Kecamatan Raimanuk.

Dari cerita DS, dia bersama beberapa orang lain terpaksa membunuh korban karena sakit hati dan cemburu. Pasalnya, korban sudah lama berselingkuh dengan istri kakanya berinisial AP. Beberapa pelaku lain masih dalam pengejaran polisi.

Informasi dari sumber media ini, DS meminta kepada kepolisian untuk menjemput di rumahnya. Dia takut dijemput oleh TNI-AD Kodim 1605/Belu. Namun, sebenarnya, pihak TNI-AD Kodim 1605/Belu telah menyerahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian dalam hal ini Reskrim Polres Belu untu mengusut kasus ini sampai tuntas.

Pihak kepolisian bergerak cepat dalam mengusut kasus ini. Terbukti, 10 orang saksi telah dimintai keterangan pada Selasa lalu. Salah satu saksi yang dimintai keterangan adalah Ketua LVRI Kabupaten Belu, Stefanus Atok Bau.

Kasus ini pun, saat ini, telah masuk pada tahap penyidikan. Dua orang yang diduga telah ditersangkakan dan telah ditahan oleh pihak kepolisian. Mereka adalah DS dan HB.

Kasat Reskrim Polres Belu, IPTU Ricky Dally yang ditemui awak media mengatakan, kasus ini diakibatkan karena motif sakit hati dan cemburu. Ketika korban membawa AP ke tengah hutan untuk berselingkuh, disanalah para pelaku melakukan aksinya dengan memukul dan menikam korban hingga tewas.

Baca Juga :   Juklak DAK Sudah Ada, Tinggal Sosialisasikan dan Jalankan Program Kegiatan

“Kasus ini masih dalam dugaan perselingkuhan. Tapi kita masih akan terus dalami kasus ini sampai terungkap semua pelaku dan otak dibalik kasus pembunuhan ini”, tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, terduga DS masih dimintai keterangan dari pihak kepolisian untuk mengetahui lebih lanjut motif dan otak dibalik kasus pembunuhan ini. Direncanakan pada, kamis (29/6) akan diadakan pengumpulan barang bukti.

“Doakan supaya tersangka lain akan cepat kita tangkap dan terungkap,” harap Kapolres Belu AKBP Yandri Irsan ketika dihubungi via WA.

Pihaknya juga akan segera mengungkap satu tersangka lagi. (richi anyan)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top