EKONOMI

Kelompok Tani Taman Bahagia Semau Butuh Bibit Bawang Merah

OELAMASI, Kilastimor.com-Bawang merah merupakan sumber pendapatan terbesar petani di Pulau Semau.
Bawang merah dikembangkan hampir seluruh kelompok tani di dua kecamatan, yakni kecamatan Semau dan Semau Selatan.

Olah lahan Bawang Merah.

Olah lahan Bawang Merah.

Salah satunya dikembangkan oleh Kelompok Tani Taman Bahagia. Kelompok yang beranggotakan kurang lebih 30 orang ini, sedang mengembangkan pertanian bawang merah di sebuah lahan sekira 2 ha di Tubu Nipung, wilayah desa Huilelot, kecamatan Semau.

Disaksikan kilastimor.com pada Rabu (28/6), anggota kelompok ini secara gotong royong sedang mempersiapkan lahan dan menanam bawang merah di lahan tersebut.
Ketua kelompok tani Taman Bahagia, Jhon Bati, kepada kilastimor.com, ketika ditemui, mengungkapkan kelompok yang sudah dibentuk hampir satu tahun ini, sudah pernah dua kali panen, dan melakukan fokus pengembangan bawang merah.

Dikatakan, bawang merah merupakan komoditi andalan yang sangat menguntungkan masyarakat. Walaupun masih dikembangkan secara tradisional, atau sesuai dengan pengetahuan yang mereka miliki, tetapi hasilnya sangat menguntungkan.

Terkait bibit bawang merah, dirinya mengaku saat ini bibit yang mereka miliki masih sangat terbatas, sehingga sebagian besar lahan yang diolah, tidak semuanya bisa ditanami. Saat ini menurut Jhon, lahan yang tersisa tidak bisa mereka tanami dengan jenis bibit lain, seperti jagung atau sayuran yang lain, karena menurutnya, menanam bawang merah, sangat butuh perlakuan khusus.

“Jadi, selain hasilnya sangat menguntungkan buat kami, juga menanam bawang merah sangat dibutuhkan tenaga ekstra. Untuk itu untuk jenis bibit yang lain seperti jagung, dan sayuran, kami tidak menanamnya,” ungkap Jhon.

Baca Juga :   Ban Meledak, Avanza Terjun Bebas dalam Jurang Bakustulama, Belu

Dirinya menambahkan, untuk kekurangan bibit bawang merah, dirinya bersama anggota kelompoknya, sangat membutuhkan dukungan dari berbagai pihak. Selain itu, bibit bawang merah yang mereka butuhkan adalah jenis bawang merah unggul. Karena bibit yang mereka miliki saat ini, merupakan bibit hasil panen sebelumnya dan itu sangat terbatas. Disamping itu, menurut Jhon, selain kekurangan bibit bawang merah, kelompok mereka masih kekurangan pupuk jenis Urea, sehingga untuk hal ini juga, mereka sangat membutuhkan dukungan dari berbagai pihak.
Untuk diketahui bahwa, kelompok tani Taman Bahagia merupakan kelompok yang beranggotakan masyarakat dari dua desa di kecamatan Semau. Anggota kelompok ini sebagian berasal dari Desa Uitao dan sebagian dari Desa Huilelot, kecamatan Semau. (qrs)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top