HUKUM & KRIMINAL

93 Warga Malaka Diamankan Polisi di Alak

Warga Malaka yang diamankan sedang diinterogasi pihak Polresta Kupang/IST

KUPANG, Kilastimor.com-Aparat Polres Kupang Kota Selasa (25/7) dini hari mengamankan 93 calon TKI asal Malaka.

93 warga Kabupaten Malaka itu hendak dikirim ke Merauke, Papua untuk bekerja di kebun kelapa sawit.
“Kata perekrut mau bekerja di Papua dengan gaji Rp 106.000 per hari, sehingga kami terbuai dan ikut ke Kupang,” ungkap salah satu calon TKI itu

Calon TKI lainnya, Maria Banusu mengatakan dirinya sudah bosan berada di kampung dan menjadi pengangguran, sehingga ikut bersama dengan rombongan.

Adapun 93 orang warga Malaka yang diamankan itu terdiri dari 25 perempuan, 56 laki-laki dewasa, dan 11 anak di bawah umur. Warga Malaka tersebut dibawa Alfonsius Fanus ke Kupang dengan menggunakan dua unit bus lalu membawa ke tempat penampungan sementara di kediaman Zevanya Bisilisin yang terletak di Kelurahan Alak.

Rencananya 93 calon TKI itu akan diberangkatkan melalui Merauke, Papua menggunakan Kapal Motor Sirimau pada berangkat pada pukul 02.00 wita.

Kepala Satuan Reskrim Ajun omisaris Alnofriwan Zaputra mengatakan pihaknya telah memeriksa Alfonius Fanus yang merekrut dan membawa 93 calon TKI itu.
Dari hasil pemeriksaan, katanya, perekrut Alfonsius membawa calon TKI itu untuk bekerja di perkebunan kelapa sawit di Merauke, Papua. Alfonsius adalah satu satu pekerja disana, Alofons kemudian pulang ke kampung dan mengajak warga lainnya dengan tawaran upah harian Rp 106.000 per hari. Pihaknya akan memproses kasus tersebut.

Baca Juga :   Didukung Empat Partai, Besok Paket SAHABAT Deklarasi di Lapangan Umum

Sementara para calon TKI itu, akan diserahkan ke Disnakertrans NTT, untuk dipulangkan ke Malaka. (qrs)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top