RAGAM

Api Lahap Isi Gudang Milik Firdaus di Atambua

ATAMBUA, kilastimor.com-Kebakaran terjadi di depan Toko Angkasa Ria, Kel. Rinbesi, Kec. Atambua Selatan, Kabupaten Belu tepatnya di gudang warung milik Firdaus. Diduga kebakaran terjadi karena korsleting listrik.

Menurut pengakuan Firdaus, pemilik rumah, bahwa di dalam gudang terdapat beberapa kabel telanjang. Selain itu, ada pula disimpan tumpukan kardus yang disusun ke atas hampir mendekati plafon. Namanya gudang, maka pemilik rumah juga menyimpan suku cadang barang jualan.

Ketika terjadi korsleting listrik, percikan api mengenai kardus. Akibatnya api merambat dengan cepat. Pemilik rumah yang mengetahui hal tersebut segera berusaha memadamkan api yang sudah mulai membesar. Selain itu, tak hilang akal, Firdaus segera menghubungi pihak Pemadam Kebakaran Kab. Belu via telepon seluler. Namun karena panik, Firdaus tidak sempat memberitahukan lokasi kebakaran kepada pihak pemadam kebakaran.

“Tadi kami datang agak terlambat karena ada miskomunikasi sehingga api sudah membesar”, ujar Bernadus Loe selaku Kabid Pemadam Kebakaran Kab. Belu.

Dengan informasi yang minim, pihak pemadam segera mencari tahu sendiri lokasi kebakaran melalui jaringan yang mereka punya. Setelah mengetahui lokasi kebakaran, pihak pemadam kebakaran segera mengarahkan dua unit mobil induk, satu unit mobil tangki suplai, satu unit mobil komando, dan satu unit BPBD suplai ke lokasi kebakaran. Selain itu, pemadam kebakaran pun datang dengan 10 orang personilnya untuk mempercepat proses pemadaman api.

Baca Juga :   Tiga Tahun Pimpin Malaka, Tiga Kali SBS Pimpin Upacara Pemakaman Pejabat Negara

Bernadus menjelaskan kebakaran ini dikategorikan dalam skala kecil karena proses pemadamannya tidak memakan waktu lama. Sesuai aturan, pemadaman yang memakan waktu 15 sampai 20 menit dikategorikan ke dalam skala kecil. Jika proses pemadamannya memakan waktu 1 sampai 2 jam, maka dikategorikan ke dalam skala besar.

Bernadus berpesan kepada masyarakat bahwa bila terjadi kebakaran, sesegera mungkin menghubungi atau bantu memberikan informasi kepada pihak pemadam kebakaran. Bagi yang belum mengetahuinya, jika terjadi kebakaran, silahkan menghubungi nomor telepon 0389-21113.

Saat ini, Pemadam Kebakaran Kabupaten Belu memiliki tiga unit mobil induk dan satu unit tangki suplai. Ada pula satu unit mobil induk yang ditempatkan di Kecamatan Tasifeto Barat untuk melayani kebakaran di daerah sekitanya.

“Mobil dan personil kami siap 1×24 jam. Jadi kami akan berkerja dengan maksimal agar apa yang terjadi berkaitan dengan kebakaran dapat diatasi dengan cepat”, tegasnya.(richi anyan)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top