RAGAM

Belu Raih Juara I Umum Kejurda KKI

ATAMBUA, Kilastimor.com-Kabupaten Belu meraih juara I umum Kejurda Karate Kushin Ryu M Karate Do Indonesia (KKI) Flobamora Cup VII Se-NTT tahun 2017 memperebutkan piala bergilir di gedung olahraga (Gor) L.A Bone, Tulamalae, Kelurahan Tulamalae, Kecamatan Atambua Barat, Kabupaten Belu pada, Minggu (2/7).

Pada Kejurda kali ini, Belu sebagai tuan rumah merebut 31 medali emas, 16 medali perak, dan 25 perunggu. Total keseluruhan medali yang direbut para atlet dari Kabupaten Belu sebanyak 72 medali.

Perolehan medali yang didapat Kabupaten Belu ini jauh mengungguli Kota Madia Kupang yang menjadi juara II. Kota Madia Kupang hanya memperoleh 7 medali emas, 9 medali perak, dan 5 medali perunggu sehingga total yang diperoleh hanya 21 medali.

Juara ke III ditempati Kabupaten Kupang dengan 7 emas, 8 perak dan 7 perunggu. Perolehan emas ini sama dengan yang diperoleh Kota Madia Kupang. Hanya saja, untuk penentuan juara ditentukan melalui perolehan perak, bila kedua kota memiliki jumlah emas yang sama, begitu selanjutnya.

Juara IV diarih oleh Kabupaten TTU dengan perolehan 4 emas, 3 Perak, dan 18 perunggu. Total 25 medali. Juara V diraih oleh Kabupaten yang baru saja mekar yaitu Kabupaten Malaka. Kabupaten Malaka menjadi juara V dengan perolehan 4 emas, 3 perak, dan 6 perunggu. Total 13 medali yang diperoleh Kabupaten Malaka.

Juara VI diraih oleh Kabupaten Sika dengan 4 emas, 2 perak, dan 8 perunggu. Total 14 medali. Sedangkan juara VII diraih oleh Tim tamu Timor Leste. Timor Leste meraih 3 emas, 9 perak, dan 10 perunggu. Total 22 medali.

Baca Juga :   Ini Cerita Sukses Maek Bako yang Diprogramkan Bupati Belu

Juara VII diperoleh Kabupaten TTS dengan 2 emas, 5 perak, dan 9 perunggu. Total 16 medali. Selanjutnya yang menjadi juara IX diraih oleh kabupaten Rote Ndao dengan 2 emas, 1 perak, dan 6 perunggu. Total 9 medali.

Kabupaten Alor meraih juara X dengan perolehan medali 1 emas, 1 perak, dan 1 perunggu. Total 3 medali. Sedangkan yang menempati posisi buncit adalah Kabupaten Sabu Raijua dengan perolehan 7 perak 5 perunggu. Total 12 medali.

Ketua KONI Kabupaten Belu, Norbertus Andrada pada upacara penutupan mengucapkan selamat kepada para atlet yang telah meraih juara. Ia berpesan agar mereka yang telah meraih juara agar harus mengikuti ilmu padi, semakin berisi, semakin merunduk.

Norbertus juga memberi semangat kepada para atlet yang belum meraih prestasi agar tidak putus asa. “Kegagalan merupakan awal daripada keberhasilan”, ujarnya.

Kepada kontingen dari Timor Leste. beliau mengucapkan terimakasih untuk keikutsertaan meraka dalam ajang ini. Baginya, ajang kwjuaraan ini merupakan sebuah ajang persaudaraan untuk menciptakan kader-kader muda KKI.

Direncanakan sekembali dari sini, Timor Leste akan mengadakan juga kejuaraan di sana. Karena itu, Norbertus berharap agar adanya keikutsertaan pada atlet muda KKI dari NTT dalam kejuaraan nasional di Timor Leste yang akan datang.

“Kami titipkan harapan ini kepada bapak sekum KKI Propinsi NTT agar memberitahukan kepada semua kabupaten untuk mempersiapkan atletnya dalam kejuaraan internasional di Timor Leste nanti”.

Baca Juga :   PS Malaka Tim Pertama yang Lolos ke Perdelapan Final

Sebagai tuan rumah, Norbertus mengakui masih banyak sekali kekurangan dalam perlombaan ini. Karena itu, ia berujar : “Tiada pohon, tiada tempat bernaung, tiada gading tak retak. Bila ada jarum yang patah jangan simpan dalam hati, bila ada kekurangan, mari kita sama-sama kuburkan di tempat ini, bawalah yang baik dari Atambua ke tempat Anda masing-masing”. (richi anyan)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top