RAGAM

HI Gelar Workshop Evaluasi Tengah Program Advocation For Changes

KUPANG, kilastimor-Guna mengetahui sejauh mana keberlangsungan project Advocation For Changes (AFC) atau Advokasi Untuk Perubahan, Handicap International (HI) di Kabupaten Kupang dan Kota Kupang, maka HI menggelar Evaluasi Tengah Program. Kegiatan ini dilaksanakan di hotel Amaris Kota Kupang, pada Selasa (25/7).

Untuk diketahui bahwa mengawali kegiatan ini, peserta yang hadir melakukan diskusi kelompok, terkait sejauh mana Program AFC berlangsung. Peserta dibagi dalam beberapa kelompok, yakni kelompok organisasi penyandang disabilitas, Badan Perwakilan Desa, Forum Peduli Penyandang Disabilitas/kelompok rentan dari berbagai desa/kelurahan, kelompok pemerintah desa dan lurah, serta kelompok dari Bengkel APPeK sebagai lembaga mitra dan media.

Dominique Sevet, Civil Society Suport Unit Handicap International, di Franch Lyon, pada kesempatan ini menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada kelurahan dan desa yang telah terlibat dalam intervensi program AFC.

Dirinya mengapresiasi keterlibatan peserta dalam diskusi kelompok yang digelar. Menurutnya, hal tersebut membantunya untuk mengetahui dengan jelas perkembangan program apakah selaras tidak dengan yang diharapkan.
Dirinya akan merangkum rekomendasi semua yang disampaikan tersebut kepada HI. Selanjutnya akan ditindak lanjuti, dalam pelaksanaan project selanjutnya.

Dijelaskan bahwa, tujuan besar dari program AFC ini adalah untuk meningkatkan partisipasi penyandang disabilitas dalam upaya pembangunan lokal yang inklusif, dan mendorong upaya tersebut ke tingkat nasional.

Selain itu, tujuan besar program ini juga untuk mendorong pemerintah di Indonesia menjadi lebih efektif, transparan dan responsif terhadap prioritas masyarakat, termasuk kelompok yang selama ini biasanya terpinggirkan atau kelompok rentan.

Baca Juga :   BKKBN NTT Launching Hari Keluarga. Mau Kuru: Kami Tidak Larang Kelahiran

Untuk diketahui bahwa, dalam program AFC ini, HI bekerjasama dengan LSM Bengkel APPeK. Dalam kerjasama ini, beberapa desa dan kelurahan di kabupaten Kupang dan kota Kupang diintervensi.

Intervensi yang dilakukan berupa pembentukan Forum peduli, penyandang disabilitas, perempuan dan kelompok rentan. Dalam program ini ketiga kelompok masyarakat tersebut, dikuat secara kapasitas, dan didorong untuk terlibat aktif dalam berbagai musyawarah serta kegiatan yang lain di desa/kelurahan. (qrs)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top