EKONOMI

Ini Nama-nama Pemenang Lomba Kontes Sapi Provinsi NTT

Untuk kategori sapi Onggole betina induk yang menjadi juara I atas nama Lukas Lena Ngongo dari Kabupaten SBD. Juara II atas nama Paulus pati pana dari Kabupaten SBD. Juara III atas nama Aleksander S. Bani dari Kabupaten Sumba Barat.

Kategori Sapi Onggole Jantang penggemukan yang menjadi Juara I atas nama Logo Mangi asal Kabupaten Sumba Timur. Juara II atas nama Mali Lede dari Kabupaten SDB. Juara III atas nama Markus M. Linu dari Kabupaten Sumba Timur.

Untuk Kategori jenis Sapi Bali pun dinilai dari beberapa kategori. Untuk Kategori jenis Sapi Bali Jantan Bibit yang keluar sebagai Juara I atas nama Carles Tasuap dari Kabupaten TTS. Juara II atas nama Anus Hende dari Kabupaten Lembata. Juara III atas nama Stefanus Kalu dari kabupaten Malaka.

Untuk Kategori jenis Sapi Bali Betina Bibit yang keluar sebagai Juara I atas nama Okto Noti dari Kabupaten Kupang. Juara II atas nama Agus Neno dari Kabupaten TTU. Juara III atas nama aleksander Oematan dari Kabupaten TTS.

Untuk Kategori jenis Sapi Bali Betina Induk yang keluar sebagai Juara I atas nama Apriel Yakobus Riwu dari Kabupaten Kupang. Juara II atas nama Moses Seran dari Kabupaten Belu. Juara III atas nama Hendrik Tabun dari Kabupaten TTS.

Untuk Kategori jenis Sapi Bali Jantan Penggemukan yang keluar sebagai Juara I atas nama Kristian Dede Hermans asal Kabupaten Belu. Juara II atas nama Laaser Ndolu asal Kota Kupang. Juara III atas nama Rivan Roinaldo dari Kabupaten Kupang.

Baca Juga :   Purna Tugas, Paskibra Malaka 2018 Dilepas

Untuk Kategori Sapi jantan Penggemukan Silang yang menjadi Juara I atas nama Aleksander Oematan dari Kabupaten TTS. Juara II atas nama Mordi K. Seran asal Kabupaten Kupang. Juara III atas nama Paskalis Luan dari Kabupaten Belu.

Untuk Kategori Sapi Super, Kabupaten Kupang memborong habis piagamnya karena yang keluar sebagai juara ketiga-tiganya berasal dari Kabupaten Kupang. Marten Tuka keluar sebagai Juara I. Sedangkan Juara II dan III atas nama Yohanes Detan dan Mordi K. Seran.

Menjadi juara dalam kompetisi pada ajang bergengsi seperti ini merupakan harapan para peternak. Keberhasilan ini, bagi peternak, tidak datang dengan tiba-tiba melainkan hasil dari kerja keras rekayasa dan uji coba berbagai cara, baik dalam pemeliharaan ternak dan pengolahan pakan ternak sesuai pengalamannya masing-masing secara kelompok. “Bagi yang menang saya sampaikan proficiat. Sedangkan yang belum menang saya harapkan jangan kecewa karena tidak menang bukan kegagalan, tapi memerlukan upaya daya saing yang lebih lagi dan tetaplah berusaha untuk menjadi peternak yang sukses”, Ujar Herman Nai Ulu. (richi anyan)

Pages: 1 2

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top