HUKUM & KRIMINAL

Kajari TTS Persilahkan Kejati NTT Lidik Ulang Kasus Dana Bansos

Oscar Douglas Riwu

KUPANG, Kilastimor.com-Rencana Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTT untuk membuka kembali kasus dugaan korupsi dana Bantuan Sosial (Bansos) Kabupaten TTS tahun 2009-2010, yang diduga melibatkan Mantan Wakil Bupati (Wabup) TTS, Benny Litelnoni, yang kini menjabat sebagai Wakil Gubernur (Wagub) NTT, bakal berlanjut.

Pasalnya, sesuai putusan Pengadilan Tipikor Kupang menyatakan, dalam kasus itu hanya Marthinus Tafui sebagai pelaku tunggal. Dan, putusan itu telah berkekuatan hukum tetap.

Kajari TTS, Oscar D. Riwu yang dihubungi wartawan, Senin (24/7) malam mengaku, putusan Pengadilan Tipikor Kupang telah berkekuatan hukum tetap yang menyatakan bahwa hanya Marthinus Tafui sebagai pelaku tunggal dalam kasus itu.

Namun, lanjut Oscar, dalam dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Kabupaten TTS dikatakan jelas, kalau Marthinus Tafui turut bersama-sama melakukan tindak pidana korupsi dengan mantan Wakil Bupati TTS, Benny Litelnoni.

“Waktu itu dakwaan JPU Kejari Kabupaten TTS sudah jelas bahwa Marthinus Tafui bersama-sama dengan mantan Wakil Bupati TTS, Benny Litelnoni melakukan tindak pidana korupsi dana Bantuan sosial (bansos), ” terang Kajari TTS.

Ditambahkan Oscar, namun anehnya dalam putusan pengadilan tidak, mempertimbangkan hal itu dan bukti-bukti serta fakta yang terungkap dalam persidangan di Pengadilan Tipikor Kupang.

Baca Juga :   Pemprov NTT Kerjakan Ruas Jalan Belu-Malaka di Kusa hingga Wemeda

Pages: 1 2

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top