EKONOMI

Petani Kobalima Timur, Malaka, Panen Bawang Merah 8,5 Ton. Ini Strateginya

BETUN, Kilastimor.com-Budidaya Bawang Merah merupakan salah satu usaha yang sangat menjanjikan.
Bawang Merah atau yang sering di sebut dengan Allium Ascalonicum L adalah tanaman yang termasuk umbi-umbian yang telah menjadi kebutuhan pokok sebagai bumbu dapur.

Alasan-alasan ini yang memotivasi Seorang petani asal Desa Alas Selatan, Kecamatan Kobalima Timur Kabupaten Malaka, Alfonsius Ulu untuk menanam bawang merah varietas Bima Brebes.

Pria yang akrab disapa Alfons ini, ketika dikonfirmasi menjelaskan, pengembangan bawang merah ini berkat dukungan dari Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan PPL PT. BISI dan Dinas pertanian Kabupaten Malaka melalui PPL.

Ia Menambahkan lahan milik pribadi yang digarap seluas 75 are dan programnya dari BPTP Propinsi NTT. “Dari awal persiapan lahan sampai panen, PPL dari PT. BISI dan Dinas Pertanian Kabupaten Malaka selalu mendampingi saya sehingga hasil panen bisa mencapai 8,5 ton,” ungkap Ulu.

Terpisah salah satu PPL PT. BISI, Gusty Halek, ketika dikonfirmasi via telpon selulernya menjelaskan, selama ini dirinya dengan teman-teman PPL dari Dinas Pertanian Kabupaten Malaka yang bertugas di Kecamatan Kobalima Timur, selalu mendampingi dan memotivasi.

Saat tanaman bawang Merah terserang hama dan penyakit sering digunakan pestisida dan pupuk pelengkap dari Cap Kapal Terbang untuk menangkalnya. “Kami selalu mengidentifikasi serangan hama dan penyakit serta merekomendasikan pestisida yang tepat dalam mengatasinya,” ungkap Gusti.

Baca Juga :   Ini Harapan BMPS kepada Pemda NTT Terkait Sekolah Swasta

Gusti berharap, semoga Petani lain bisa termotivasi untuk menanam Bawang Merah untuk meningkatkan kehidupan ekonomi dalam rumah tangga. (adhi teiseran)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top