HUKUM & KRIMINAL

PPK Pengadaan Alkes RSJ Naimata Kembali Dipanggil Jaksa

KUPANG, Kilastimor.com-Penyelidikan dugaan korupsi Alkes pada Rumah Sakit jiwa (RSJ) Naimata, Kota Kupang terus berlanjut. Terbaru, tim penyidik Tindak Pidana Khusus (Tipidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Kupang, kembali melayangkan panggilan kedua untuk Nyoman selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) terkait proyek pengadaan alat kesehatan (alkes) pada RSJ Naimata tahun 2015 itu.

Nyoman dipanggil oleh tim penyidik Tindak Pidana Khusus (Tipidsus) Kejari Kota Kupang untuk diperiksa sebagai saksi terkait pengadaan alkes pada RSJ Naimata yang diduga sarat korupsi.

Kasi Intel Kejari Kota Kupang, Arif Kanahau, Senin (24/7) di ruang kerjanya menjadi, PPK dalam proyek tersebut dipanggil untuk kedua kalinya untuk diperiksa. Pasalnya, pada panggilan pertama saksi tidak memenuhi panggilan jaksa penyidik Tipidsus Kejari Kota Kupang.

“Kami panggil untuk kedua kalinya, karena panggilan pertama saksi tidak dipenuhi panggilan jaksa,” ujar Arif.

Menurut Arif, dalam kasus dugaan korupsi pengadaan Alkes pada RSJ Naimata tahun 2015 lalu itu, penyidik telah melakukan pemeriksaan terhadap beberapa orang baik itu daripihak Dinas Kesehatan Provinsi NTT dan pengusaha.

“Kami sudah periksa beberapa orang baik dari dinas maupun pengusaha,”kata Arif.

Pantauan wartawan di RSJ Naimata, sejauh ini sejumlah alkes belum ditempatkan di RSJ Naimata. Hanya sejumlah meubeler dan beberapa unit mobil operasional yang ditempatkan disana. (crh)

Baca Juga :   Kapolres Belu Keluhkan Kedaulatan Signal di Wilayah Perbatasan RI-RDTL
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top