HUKUM & KRIMINAL

Terkait Hutang Adat, Dominggus Tega Bacok Adik Ipar di Fohomea. Ini Kronologisnya

ATAMBUA, Kilastimor.com-Kasus kekerasan terus terjadi di Belu. Terbaru, pada Minggu (2/7), sekira pukul 18.30 Wita, terjadi kasus pembacokan oleh Dominggus Madera terhadap adik ipar kandungnya, Antonius Martins di Fohomea, RT31/RW28, Kelurahan Manumutin.
Dominggus membacok Antonius yang merupakan adik kandung istrinya lantaran hutang adat yang belum dibalas.

Dari pengakuan para tetangga terdekat korban mengatakan, Antonius datang ke rumah Dominggus secara baik-baik. Tujuan kedatangannya untuk menanyakan utang adat yang dijanjikan oleh keluarga besar Dominggus.

Sebelumnya, Keluarga besar Antonius sudah membawa babi, beras dan kain dalam sebuah acara adat. Dari keluarga besar Dominggus menjanjikan untuk membalas apa yang sudah dibawa oleh keluarga besar Antonius, dengan seekor sapi.
Namun karena satu dan lain hal, keluarga Dominggus belum sempat membalas apa yang sudah dijanjikan kepada keluarga besar Antonius juga istrinya.

Karena menunggu tanpa sebuah kepastian, Antonius datang ke rumah Dominggus untuk menanyakan hal tersebut. Belum selesai bertanya, Dominggus langsung mengambil parang, lantas dengan cepat membacok kepala Antonius. Antonius yang tak berdaya hanya bisa berteriak minta tolong.

Baca Juga :   LPSK Sampaikan Inisiatif Psikososial Kemanusiaan Papua

Pages: 1 2

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top