RAGAM

Besok Tim Patuh akan Tertibkan Pasar Baru Atambua

Rapat tim Patuh dipimpin Wabup Belu.

ATAMBUA, Kilastimor.com-Wakil Bupati Belu J.T. Ose Luan memimpin Rapat Koordinasi Tim Patuh (Penanganan Tertib Perundang-undangan dan Hukum) Kabupaten Belu di Aula Lantai I Kantor Bupati Belu, pada Rabu (2/8). Dalam rapat ini disepakati akan diadakan penertiban Pasar Baru Atambua, Kamis (3/8) besok.

Pemerintah Kabupaten Belu melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Belu bekerjasama dengan instansi dan lembaga terkait yang tergabung dalam Tim Penanganan Tertip Perundang-undangan dan Hukum (Patuh) Daerah Kabupaten Belu, Kamis (03/08) akan melakukan penertiban kepada para Pedagang Kaki Lima (PKL) di lokasi pasar baru Atambua.

Selain melakukan penertiban, Tim Patuh juga akan mengatur penertiban lalu lintas kendaraan di jalur satu arah Pasar Baru Atambua. Tujuannya agar memperlancar arus lalu lintas kendaraan bermotor.

Penertiban ini merupakan rencana aksi dari proyek perubahan Diklat Pim II Kasat Pol PP Kabupaten Belu sekaligus sebagai Project Leader, Niko Umbu K. Bili.

Umbu menuturkan, besok akan dilakukan penertiban para Pedagang Kaki Lima (PKL) di Pasar Baru Atambua. “Para PKL yang berjualan di trotoar jalan atau tidak pada tempat yang sudah ditentukan oleh petugas akan ditertibkan,” ujarnya.

Selain penertiban PkL, Tim Patuh juga akan menertibkan lalu lintas kendaraan di jalan satu arah menuju pasar baru Atambua. Karena itu, ia mohon dukungan dari Kapolres Belu dan juga Dandim 1605/Belu.

Baca Juga :   Sekda TTS Divonis Satu Tahun Penjara Oleh PN Tipikor Kupang

Lebih lanjut, Kasat Pol. PP Belu ini juga memaparkan bahwa rencana proyek perubahan yang akan dilaksanakan di Belu bertujuan untuk meningkatkan keamanan, ketertiban dan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, tujuan yang mulia ini tidak bisa dilaksanakan oleh Pol. PP Kabupaten Belu sendirian. Karenanya, dibentuk Tim Patuh.

Tim Patuh ini dibentuk dengan tujuan untuk menyusun rencana aksi terpadu tertib Perundangan di Kabupaten Belu. Caranya dengan mengambil langkah cepat dan tepat untuk menghentikan segala bentuk pelanggaran terhadap produk hukum daerah. Selain itu, Tim Patuh dibentuk sebagai upaya untuk melakukan pencegahan terhadap pelanggaran Perda di Kabupaten Belu.

“Tugas ini harus mendapat bantuan dari instansi atau lembaga terkait. Oleh karena itu dibentuk tim Patuh ini untuk saling berkoordinasi dan bersinergitas sehingga tujuan yang diharapkan bisa tercapai,”, tuturnya

Perlu diketahui, Wakil Bupati Belu Didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Belu, Kepala Kejaksaan Negeri Atambua, Ketua Pengadilan Negeri Atambua, Wakil Kapolres Belu, dan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Belu Memimpin Rapat Koordinasi Tim Patuh. Turut hadir dalam rapat koordinasi ini, Kepala Imigrasi Kelas II Atambua, Pejabat dari Bea Cukai Atambua, para camat, serta para pimpinan OPD Kabupaten Belu.

Sekretaris Daerah Kabupaten Belu sekaligus Mentor Projec Leader, Petrus Bere mengatakan inovasi proyek perubahan merupakan kewajiban bagi peserta Diklat Pim II. “Sebagai mentor Saya menyampaikan terima kasih atas usul-saran dari peserta sehingga kedepan tim ini bisa melaksanakan tugas dengan baik. Besok akan dilakukan peneritaban PKL di pasar baru, kita akan koordinasi dengan Kepolisian sehingga pasar baru menjadi tertib dan arus lalintas kendaraan menjadi lancar,” ujar Sekda Petrus. (richi anyan)

Baca Juga :   Pemda Malaka Siapkan Simulasi Tes CPNS
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top