RAGAM

Dandim 1605/Belu: Pena Batas RI-RDTL Harus Bisa Membawa Misi Jurnalisme Damai

Dandim Belu pose bersama jurnalis Perbatasan RI-RDTL

ATAMBUA, Kilastimor.com-Persatuan Jurnalis Perbatasan RI-RDTL (Pena Batas RI-RDTL) melakukan kunjungan ke Dandim 1605/Belu Mayor Inf. Nurdihin pada Kamis 10 Agustus 2017. Saat kunjungan itu, Mayor Inf. Nurdihin meminta para jurnalis yang berada di perbatasan RI-RDTL harus mampu membawa misi jurnalisme damai.

Jurnalisme damai adalah upaya untuk meluruskan hal-hal yang menyimpang dalam pemberitaan dari suatu peristiwa dan berusaha memberikan berita yang tidak menyudutkan atau memengaruhi salah satu pihak dari peristiwa tersebut yang akan mengakibatkan pecahnya peristiwa baru. Jurnalisme damai juga lebih mengutamakan aspek pemberitaan yang lebih mendorong untuk menyelesaikan peristiwa yang terjadi.

Pada dasarnya, konflik dapat terjadi di mana saja dan kapan saja. Karena itu, jurnalisme damai akan memiliki peran. Di dalam peran itu, hanya ada dua pilihan, apakah peran dari jurnalistik dalam memberitakan suatu konflik dapat berakibat perdamaian atau bahkan meruncing keadaan lebih buruk lagi. Pada saat itu lah, jurnalisme damai sangat diperlukan.

Dandim 1605/Belu Mayor Inf. Nurdihin kepada para pengurus Pena Batas RI-RDTL mengatakan bahwa perang di Timur-Tengah terjadi karena media tidak mampu mengkaver isu. Seharusnya, para jurnalis harus mampu menjembatani konflik dari kelompok-kelompok yang bertikai.

Dalam hal ini, pers memiliki kekuatan untuk memberikan alternatif solusi dari perjalanan konflik itu di luar solusi yang diberikan atau dikeluarkan dari pihak yang bertikai. Pers juga harus memerhatikan Hak asasi Manusia di tengah perbedaan, baik dalam hal budaya, kebiasaan, dan bahasa. Pers juga harus menggunakan pendekatan yang halus dan tidak mencurigakan untuk masuk ke dalam area konflik tersebut.

Baca Juga :   24 Desember 2019, Lokasi Patung Bunda Maria di Belu Dibuka untuk Umum

Pages: 1 2

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top