EKONOMI

Distan NTT Kembang Sembilan Varietas Pertanian Unggulan

RDP Komisi II DPRD NTT dengan Distan NTT.

KUPANG, Kilastimor.com-Pemerintah Provinsi NTT melalui Dinas Pertanian saat ini telah mengembangkan sembilan varietas komoditi nasional hasil pertanian dan perkebunan.

Sembilan komoditi hasil pertanian yang telah dikembangkan adalah tanaman lokal yang berpotensi menjadi sumber daya petani.

Demikian disampaikan Kadis Pertanian Provinsi NTT, Yohanes Tay Ruba saat rapat bersama Komisi II DPRD NTT di ruang rapat Komisi II DPRD NTT, Rabu (2/7/2017).

“Saat ini Pemerintah telah kembangkan sembilan komoditi hasil pertanian unggul nasional yang ada di NTT, ” ujar Tay Ruba.

Kesembilan jenis komoditi unggulan tersebut adalah Jeruk Kepok dari Soe, Kacang Hijau Forebelu, Kacang Merah Inarie dari Ngada.

Kacang Tanah Sandel dari Sumba Timur, Pare Wangi dari SBD, Jagung Piet Kuning, Kelapa dari Sikka, Kemiri Alor dan Cengkeh dari Inerie.

Lebih lanjut Kadis Tay Ruba menjelaskan, sembilan farietas unggul tersebut telah dilepas di penangkaran dan selanjutnya akan disebar di seluruh NTT.

“Ini adalah beberapa jenis komoditi pertanian dan perkebunan yang telah dilepas di penangkaran, ” ujarnya.

Varietas unggul ini, kata Tay Ruba tidak hanya akan ditanam di daerah asalnya tapi akan ditanam di daerah lain di wilayah NTT.

Selain sembilan farietas unggul, pemerintah juga sedang mengkaji untuk mengembangkan jenis tanaman lainnya seperti Bawang Merah dari Sabu Raijua, Bawang Putih dari TTS dan Lombok padi. (Pat)

Baca Juga :   New Normal, Misa di Paroki St. Theodorus Weluli Kembali Berlangsung
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top