HUKUM & KRIMINAL

Ini Dua Tersangka Kasus Bank NTT yang Dicekal Kejati

Kajati NTT, Sunarta

KUPANG, Kilastimor.com – Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTT akhirnya mengeluarkan pencekalan terhadap dua tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan IT Bank NTT tahun 2015 senilai Rp 4,3 miliar.

Dua tersangka kasus yang merugikan keuangan negara Rp 2,2 miliar itu diantaranya, Erwi Pasaribu dari Microsoft dan Junaida Zein dari pihak Comparex.

Demikian diungkapkan Kajati NTT, DR. Sunarta kepada wartawan, Selasa (15/8) di Kantor Kejati NTT.

Dijelaskan Sunarta, dua tersangka terpaksa dicekal oleh Kejati NTT karena sudah dua kali tidak memenuhi panggilan tim penyidik Tindak Pidana Khusus (Tipidsus) Kejati NTT untuk diperiksa sebagai tersangka pada Senin (7/8) dan Senin (14/8) lalu.

“Surat pencekalan sudah kami keluarkan. Alasannya kedua tersangka sudah dua kali tidak penuhi panggilan jaksa penyidik Tipidsus Kejati NTT,” kata Sunarta.

Dijelaskan Sunarta, karena sudah dua kali tidak penuhi panggilan jaksa, Kejati NTT kembali melayangkan panggilan ketiga untuk kedua tersangka untuk kembali diperiksa sebagai tersangka pada, Senin (21/8) mendatang.

Ditegaskan Kajati NTT ini, jika para tersangka tidak juga memenuhi panggilan tim penyidik Tipidsus Kejati NTT untuk ketiga kalinya, maka akan dilakukan penjemputan secara paksa oleh jaksa Kejati NTT.

Menurut Sunarta, kedua tersangka seharusnya diperiksa pada, Senin (14/8) namun kedua tersangka tidak memenuhi panggilan tersebut dengan alasan sakit berdasarkan keterangan dokter.

“Seharusnya kedua tersangka diperiksa Senin (14/8) lalu tapi alasan sakit makanya tidak datang. Surat sakit itu ada dan juga disertai keterangan dari dokter,” sebut Sunarta.

Baca Juga :   Ini Tim yang Lolos Perdelapan Final ETMC 2019

Kajati NTT kembali menegaskan bahwa jika pada Senin (21/8) mendatang kedua tersangka tidak juga penuhi panggilan jaksa untuk ketiga kalinya maka kedua tersangka akan dijemput secara paksa.”kami panggil secara patuh 3 kali dan kalau tidak juga penuhi maka sudah pasti kami jemput secara paksa,” tegas Sunarta.

Untuk diketahui, dalam kasus pengadaan IT pada Bank NTT senilai Rp 4,3 miliar Kejati NTT telah menetapkan 3 orang sebagai tersangka yakni Direktur Umum (Dirum) Bank NTT. Adrianus Ceme, Salmun Teru (Kadiv Penagdaan IT Bank NTT), Aldi Rano (anggota panitia) , Erwin Pasaribu (pihak microsoft) dan Junaida Zein (pihak comparex). Dan, untuk saat ini tiga tersangka telah ditahan di Rutan Kelas IIB Kupang. (crh)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top