HUKUM & KRIMINAL

Kejari TTS Terkendala Izin Pemeriksaan dari Mendagri atas Oknum Anggota DPRD NTT Dapil TTS

Oscar D. Riwu

KUPANG, Kilastimor.com-Kasus dugaan korupsi pembangunan 12 embung tahun 2015 di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) senilai Rp 700 juta, terus didalami tim penyidik Tindak Pidana Khusus (Tipidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten TTS.

Dalam kasus dugaan korupsi bernilai Rp 700 juta itu diduga kuat melibatkan salah satu anggota DPRD NTT daerah pemilihan TTS. Namun, hingga saat ini tim penyidik Tipidsus Kejari Kabupaten TTS belum memeriksa oknum anggota DPRD NTT dapil TTS itu.

Kajari Kabupaten TTS, Oscar D. Riwu yang dihubungi via telepon selulernya, Rabu (16/8) mengatakan bahwa hingga saat ini oknum anggota DPRD NTT belum dapat diperiksa oleh tim penyidik Tipidsus Kejari Kabupaten TTS.

Dijelaskan Oscar, oknum anggota DPRD NTT belum dapat diperiksa karena surat izin dari Mendagri belum diterima hingga saat ini. Padahal, surat telah dikirim melalui Kejati NTT.

“Kami belum periksa oknum anggota DPRD NTT karena surat ijin dari Mendagri belum kami terima,” ujar Oscar.

Dikatakan Oscar, jika surat ijin tersebut sudah diterima maka tim penyidik Tipidsus Kejari Kabupaten TTS segera melayangkan surat panggilan kepada oknum anggota DPRD NTT yang diduga terlibat dalam kasus itu.

“Kami kalau sudah terima suratnya pasti langsung panggil untuk diperiksa sebagai saksi dalam kasus itu,” terang Oscar.

Ditegaskan Oscar, dalam kasus itu tim penyidik Tipidsus Kejari Kabupaten TTS telah mengantongi beberapa bukti yang kuat diantaranya, bukti transfer sejumlah uang ke rekening milik oknum anggota DPRD NTT dapil TTS. (crh)

Baca Juga :   Bank Mega Resmikan Kantor Kas di Trans Mart. Jeriko: Kita Dukung Semua Layanan Perbankan
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top