HUKUM & KRIMINAL

Sedang Cari Kunyit, 12 WNI Ditangkap Polisi Timor Leste

Tampak WNI asal Belu sedang diinterogasi PNTL.

ATAMBUA, Kilastimor.com-12 orang warga Desa Takirin, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu ditangkap Polisi Timor Leste, di Fatumea, Suai, Timor Leste, saat sedang mencari kunyit di dalam hutan perbatasan, Kamis (24/8). Sampai saat ini, ke-12 WNI tersebut sedang di tahan di kantor polisi Suai.

Menurut Kepala Desa Takirin Yosep Nahak, ke-12 warganya tersebut sedang pergi mencari hasil bumi berupa kunyit di dalam hutan yang berada di perbatasan RI-RDTL. Karena asik mencari hasil alam, tanpa sengaja mereka masuk ke dalam wilayah Fatumea-RDTL.

Pada saat bersamaan, Polisi perbatasan RDTL sedang melakukan patroli di wilayah perbatasan RDTL. Ketika itu, mereka melihat ada 12 orang warga Indonesia yang berada di dalam wilayah mereka. Karena itu, mereka melakukan tembakan peringatan agar para warga Indonesia tersebut segera meninggalkan wilayah RDTL. Namun, peringatan itu tak digubris oleh para warga. Karena itu, para Polisi RDTL segera menangkap ke-12 WNI tersebut dan membawa mereka ke pos perbatasan Fatumea.

Selama masa penahanan itu, keluarga dari ke-12 WNI yang berada di RDTL pun tak bisa menjenguk mereka. Bahkan para keluarga yang berwarga negara Timor Leste pun diancam akan dipukul oleh para polisi.

Ke-12 WNI yang ditahan itu adalah Oliva Moru (57), Martina Bui (62), Benedikta Bete (63), Yasinta moru (40), Lorenza Lawa (38), Fransiska Buik (53), Anastasia Motu (58), Densiana Luruk (34), Gaspar Halek (45), Ophi Aronis Lakapu (29), Rainoldo Taek (15), Marianus Suri (15). Mereka yang dihahan ada 8 perempuan dan 4 laki-laku.

Baca Juga :   Hadapi Pilkada Belu, Empat Partai ini Bentuk Poros Baru

Dari informasi yang dihimpun kilastimor.com, Selama masa penahanan tersebut, salah seorang ibu terus menangis. Namun, tangisan itu tak digubris oleh para polisi Timor Leste.

Direncanakan, ke-12 WNI ini akan dikembalikan ke Indonesia pada Senin (28/8) melalui PLBN Motamasin, Kabupaten Malaka. (richi anyan)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top