HUKUM & KRIMINAL

Terlibat Dugaan Korupsi Pembangunan Embung, Oknum DPRD NTT Bisa Diperiksa Tanpa Izin Kemendagri

Kajati NTT, Sunarta

KUPANG, Kilastimor.com-Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTT serius mendukung Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten TTS dalam menuntaskan kasus dugaan korupsi pembangunan embung di Kabupaten TTS tahun 2015 senilai Rp 700 juta, yang diduga kuat melibatkan anggota DPRD NTT.

Untuk saat ini tim penyidik Tindak Tindak Pidana Khusus (Tipidsus) Kejari Kabupaten TTS belum bisa memeriksa oknum anggota DPRD NTT karena terkendala izin dari Kemendagri.

Terkait hal itu, Kajati NTT, Dr. Sunarta kepada wartawan, Minggu (30/7) mengaku, terkait dengan surat izin untuk pemeriksaan, Kejari Kabupaten TTS telah bersurat melalui Kejati NTT untuk diteruskan ke Kemendagri.

Dijelaskan Sunarta, surat izin dari Kejari Kabupaten TTS telah diteruskan ke Kemendagri melalui Kejati NTT. “Surat sudah kami kirim dua pekan lalu ke Kemendagri untuk izin periksa oknum DPRD NTT,” sebut Sunarta.

Ditegaskan Sunarta, jika dalam tenggang waktu 60 hari (2 bulan) tidak direspon oleh Kemendagri, maka secara otomatis tim penyidik Tipidsus Kejari Kabupaten TTS bisa langsung melakukan pemeriksaan terhadap oknum DPRD NTT.

“Jika selama 60 hari tidak dibalas suratnya oleh Kemendagri maka penyidik Tipidsus Kejari Kabupaten TTS langsung periksa,” tegas Sunarta.

Terpisah, Kajari Kabupaten TTS, Oscar D. Riwu menambahkan bahwa tim penyidik Tipidsus Kejari Kabupaten TTS, tinggal menunggu surat tersebut.

Jika, kata Oscar, surat tersebut telah diperoleh maka penyidik langsung memanggil oknum tersebut untuk diperiksa.

Baca Juga :   Sadisss....Ledakan Bom Terjadi di Tiga Gereja di Surabaya

“Bukti-bukti sudah kami kantongi mulai dari bukti transfer uang dan lainnya,” terang Kajari TTS ini. (crh)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top