EKONOMI

Tujuh Pelajar Pelaku Jambret Dibekuk Polres Kupang Kota

Kapolres Kupang Kota tunjukan barang bukti yang disita dari para pelaku jambret.

KUPANG, Kilastimor.com-Sedikitnya tujuh pelajar di Kota Kupang yang menjadi komplotan jambret jalanan, berhasil dibekuk oleh tim buru sergap (Buser) Polres Kupang Kota.

Dari tangan para pelaku aparat kepolisian Polres Kupang Kota berhasil mengaman barang bukti (bb) seperti sejumlah telepon seluler motor dan uang tunai senilai Rp 1,1 juta dari hasil jambret.

Selain sejumlah barang bukti itu, aparat kepolisian Polres Kupang Kota turut mengamankan barang bukti lainnya seperti dua (2) unit sepeda motor milik para pelaku yang digunakan saat menjambret.

“Para pelaku merupakan pelajar di Kota Kupang. Dari tangan para pelaku polisi berhail mengamankan sedikitnya 5 Hp, uang senilai Rp 1,1 juta dan dua unit sepeda motor, “ kata Kapolres Kupang Kota, AKBP Anthon C. Nugroho di Polres Kupang Kota, Rabu (2/8).

Menurut mantan Waka Polres Kupang ini, para pelaku yang masih pelajar sekolah menengah umum di kupang ini, berhasil dibekuk aparat atas laporan warga yang resah akibat aksi nekat para pelaku selama 2 tahun terakhir.

Dijelaskan Anthon, modus operansi para pelaku yakni secara bergerombolan dimana para pelaku, nekat menghadang para pengguna jalan dengan menggunakan kendaraan roda dua disaat jalanan sepi pada malam hari

Anthon mengatakan penangkapan ini merupakan pengembangan dari laporan masyarakat yang menjadi korban. Setelah menerima laporan tersebut, aparat kepolisian melalui tim Buser Polres Kupang Kota berhasil menangkap ketujuh pelajar yang sedang beraksi.

Baca Juga :   Bangun Kota Kupang, Pemkot Bangun Kerja Sama dengan Sejumlah Lembaga

Ditambahkan Kapolres Kupang Kota, selain ketujuh pelaku, polisi juga mengamankan dua orang penadah barang hasil curian para pelaku jambret ini. Saat ini ketujuh pelaku sedang menjalani status sebagai tahanan kota dan aparat terus melakukan pengembangan untuk mencari dalang perekrut komplotan jambret dilingkungan pelajar.

“para pelaku tidak ditahan karena masih dibawah umur dan orang tua dari para pelaku menjadi penjamin dari para tersangka. Para pelaku diancam dengan pasal 362 KUHP tentang pencurian dengan ancaman tujuh tahun penjara, “ terang Kapolres. (crh)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top