HUKUM & KRIMINAL

Warga Belu Tewas Gantung Diri di Rotiklot

Janazah Efraim M. Berek yang tergeletak dan hendak dievakuasi polisi.

ATAMBUA, Kilastimor.com-Efraim Manaje Berek, salah seorang warga Desa Fatuketi ditemukan tewas gantung diri di ruas jalan setapak menuju sebuah kali di Dusun Rotiklot Desa Fatuketi Kecamatan Kakuluk Mesak Kabupaten Belu, Jumat (25/8) sekitar pukul 11.30 Wita.

Sesuai informasi yang dihimpun, pria kelahiran Weaituan, 25 Agustus 1995 itu datang berbelanja di Atambua sekitar pukul 09.00 wita. Korban sempat menelepon ibu kandungnya di Weaituan via telepon seluler untuk memberinya sedikit uang guna belanja susu, buat anaknya yang baru saja lahir. Ibu kandungnya pun menurut dengan memberikan uang sebesar Rp 50.000.

Sekembalinya dari Atambua, korban langsung meletakkan susu yang dibeli di samping Fitri istrinya yang sedang tidur bersama bayi mereka. Setelah itu korban pun segera membuka baju yang dipakainya, lalu meletakan di atas istri dan anaknya seakan hendak membungkus mereka dengan baju itu. Setelah meletakan bajunya di atas istri dan anaknya, korban langsung pergi menggunakan motornya menuju sebuah kali di sekitar Bendungan Rotiklot.
Sang istri tidak tahu kemana perginya korban.

Sang istri, Fitri dalam keterangannya mengaku, dia hanya mengetahui setelah korban menelepon dirinya kalau korban terjatuh di sebuah kali dekat bendungan Rotiklot. Karena panik mengetahui suaminya terjatuh di kali, Fitri langsung menyuruh ibu kandungnya, Laurensa Maria (42) untuk pergi mencari sang suami.

Baca Juga :   Satgas Pamtas RI-RDTL Tanam 1.000 Ubi Ungu di Delomil, Belu

Atas informasi dari anaknya, Laurensa berusaha keras mencari korban. Sampai di tempat kejadian, Laurensa hanya menemukan sepeda motor milik korban berada di bawah pohon reo. Laurensa segera mendekati motor itu, tapi tak mememukan korban.

Beberapa menit kemudian, terjadi tiupan angin yang kencang. Laurensa pun tak sengaja melihat ke atas pohon reo tersebut. Kaget bukan kepalang saat melihat korban sedang tergantung di atas pohon reo dengan tali yang terikat di leher.

Pages: 1 2

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top