RAGAM

Cari Ikan, Okto Malah Ditemukan Tewas di Pantai Raikatar, Atapupu

Jenazah Oktovianus Talo Asen dievakuasi polisi dan warga Atapupu.

ATAMBUA, Kilastimor.com-Sesosok mayat ditemukan para nelayan di pantai Raikatar, Desa Jenilu, Kecamatan Kakulukmesak, Jumad (8/9) sekitar pukul 09.30 wita. Setelah diidentifikasi oleh pihak kepolisian, diketahui korban yang berasal dari Namenulun, Dusun Fatukaduak, Kecamatan Kakulukmesak. Korban diketahui bernama Oktovianus Talo Asen (23).

Berdasarkan keterangan saksi, pada hari Kamis (7/9) sekitar pukul 17.00 wita, korban bersama Dominggus Loes (36) dan Niel menggunakan sebuah motor berangkat dari Wekatimun, Kecamatan Atambua Barat menuju ke Pantai Raikatar. Tujuannya mencari ikan saat air laut surut.

Saat itu mereka pergi membawa perlengkapan senter dan panah. Sesampai di dermaga Atapupu, mereka langsung masuk ke dalam laut. Saat itu, kedalaman air laut hanya sampai mata kaki karena air laut sedang surut.

Saat air laut mulai pasang, korban menyuruh Dominggus dan Niel untuk kembali ke darat. “Kamu dua tidak tau berenang itu, keluar ke darat sudah,” saran Okto kepada kedua rekannya sembari dia berjalan menuju ke tempat lain untuk terus mencari ikan.

Karena air mulai pasang, Dominggus dan Niel pun mengikuti saran Okto untuk keluar ke darat. Sampai di darat, mereka terus menunggu Okto, sedangkan para penyuluh lain sudah berdatangan dari dalam laut menuju ke daratan.

Karena lama menunggu, mereka memutuskan untuk mencari Okto di tepian jalan sepanjang pantai. “Kami sudah biasa menyuluh ikan di pantai. Biasanya, kalau menunggu lama, kami langsung berjalan menelusuri jalan sepanjang pantai, pasti dia menunggu di sisi lainnya,” ujar Dominggus.

Baca Juga :   Tunsus dan Sertifikasi Bermasalah, DPRD Belu Koordinasi ke Kemendikbud

Dominggus dan Niel tak putus asa. Mereka terus berusaha memanggil Okto dan terus mencarinya. Sampai pukul 23.00 wita, korban belum kembali. Akhirnya, Dominggus dan Niel memutuskan untuk kembali ke Wekatimun untuk memberitahukan hal tersebut kepada ibu korban.

Kemudian, pada Jumat (8/9), Dominggus kembali ke Pantai Raikatar. Ketika baru turun dari motornya, Dominggus mendengar orang-orang yang berkumpul di sana sedang membicarakan bahwa ada sesosok mayat yang ditemukan di dalam laut. Informasi tersebut didapat dari salah seorang nelayan bernama Orlando (40) yang menemukan langsung mayat tersebut.

Berdasarkan informasi tersebut, Satpol Air langsung mendatangi lokasi dan mengevakuasi korban dari laut ke darat. Setelah itu, korban segera dilarikan ke RSUD Atambua untuk keperluan penyelidikan.(richi anyan)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top