RAGAM

HIV/AIDS Tersebar di 29 Kecamatan di Kabupaten TTS

Sekretaris KPA TTS

SOE, Kilastimor.com-Penyakit HIV/AIDS adalah sebuah fenomena gunung es yang mencair kapan saja sehingga butuh perhatian semua kalangan, baik itu pemerintah maupun seluruh elemen masyarakat untuk bisa menanggulanginya dengan cara mendeteksi lebih dini.
Hal ini dikatakan oleh Antoneta Tanaem, Sekretaris Komisi Penanggulangan HIV/AIDS Kabupaten Timor Tengah Selatan saat ditemui di kantornya.

Menurut Antoneta, data tiga tahun terakhir menunjukkan, orang yang terindikasi mengidap penyakit HIV/AIDS fluktuatif. Yang mana tahun 2015 berjumlah 37 orang, 2016 33 orang sementara Tahun 2017 sampai bulan juli sudah mencapai 25 orang. Diprediksi akan meningkat dan ini bukan hanya ada di kota tapi juga sudah menyebar di 29 kecamatan di Kabupaten TTS
Sedangkan untuk 3 kecamatan yakni Lotas, Kokbaun dan Fautmolo ada juga, namun terdata di Kota Kupang.

Ketika ditanya langkah yang sudah dilakukan, Antoneta menjelaskan KPA sudah membentuk kelompok yang dinamakan Orang dengan HIV/AIDS (ODHA) yang jumlahnya sekitar 22 orang, dan senantiasa melakukan pertemuan berkala untuk memberikan bimbingan namun masih juga ada yang malu dan takut dikucilkan. “Ini yang menyulitkan sehingga masih ada juga yang belum terdata,” kata pensiunan Dinas Kesehatan ini.

Untuk pelajar dan usai produktif kata dia, KPA menghimbau kepada masyarakat agar jika merasa sakit segera datang ke tempat pelayanan kesehatan seperti rumah sakit atau puskesmas. Jika terinfeksi virus HIV/AIDS maka itu masih bisa diobati. Namun kalau sudah sampai stadium 3 yaitu AIDS, resiko kematiannya sangat besar.

Baca Juga :   Benarkah Realisasi APBD Kota Kupang Bakal Capai Target? Ini Jawaban Wali Kota

Data menunjukan bahwasanya orang yang terinfeksi HIV/AIDS dari tahun 2015 sampai sekarang rata-rata sudah meninggal dengan jumlah 34 orang, bahkan ada yang tidak terdata.

Dia berharap agar keluarga terdekat berperan aktif jika ada keluarga terinfeksi HIV/AIDS agar bisa dicegah lebih dini dengan cara memeriksa ke tempat pelayanan kesehatan. (rik)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top