RAGAM

Ingin Tahu Kondisi Satgas Pamtas RI-RDTL, Danrem 161/WS Tinjau Empat Pos

Danrem 161/WS memeriksa pasukan.

KEFAMENANU, Kilastimor.com-Untuk mengetahui kondisi terkini Satgas Pamtas Pamtas RI-RDTL, Komandan Korem (Danrem) 161/Wira Sakti, Brigjen TNI Teguh Muji Angkasa, SE,MM meninjau Empat Pos Perbatasan RI-RDTL Sektor Barat. Peninjauan ke Empat Pos Perbatasan RI-RDTL Sektor Barat ini, dilakukan Danrem, Sabtu (23/09).

Danrem 161/WS, Brigjen TNI Teguh Muji Angkasa, pada kesempatan itu mengatakan, selaku Komandan Pelaksana Operasi (Dankolakops), Pengamanan Perbatasan  RI-RDTL, dirinya melaksanakan kunjungan kerja. Ditekankan, kunjungan tersebut adalah sebagai bagian dari tugas Kolakops.  Sehingga, kunjungan tersebut termasuk juga memastikan kondisi para personel yang sudah enam bulan melaksanakan penugasan menjaga perbatasan negara RI-RDTL.

Disaksikan, Danrem ketika mengunjungi keempat pos tersebut dan memberikan arahan kepada para prajurit. Dirinya secara langsung, melihat kondisi pos dan melakukan interaksi secara personel dengan prajurit. Dia menyampaikan terima kasih, telah melaksanakan tugas dengan baik dan aman.

Selain itu dia mengingatkan, dengan waktu tugas yang tersisa, agar jangan menimbulkan permasalahan yang merugikan diri sendiri dan nama baik satuan.

Terkait dengan membangun hubungan dan berinteraksi dengan masyarakat, jenderal bintang satu itu mengingatkan kepada seluruh personel, untuk menghormati adat istiadat dan kearifan lokal setempat serta membantu kesulitan yang dihadapi masyarakat.

“Saya perlu tegaskan, sebagai seorang Prajurit, harus belajar menghormati adat istiadat dan kearifan lokal masyarakat, serta berdayakan dan bantu masyarakat bila menghadapi kesulitan”, tandasnya.

Dikemukakan, setiap prajurit juga mempunyai tugas untuk mensosialisasikan tentang empat konsensus kehidupan berbangsa dan bernegara yaitu Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI kepada masyarakat di perbatasan.

Baca Juga :   Pastikan Sehat, AKAD Jalani Pemeriksaan Medis

“Setiap warga negara Indonesia harus mengetahui tentang empat konsensus kebangsaan yakni, Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI, termasuk warga negara kita yang ada di perbatasan,” sebut Danrem.

Diingatkan, agar cara penyampaiannya dapat dilakukan secara formal atau juga secara informal. Dalam hal ini menurutnya, para prajurit juga dapat berkunjung ke rumah warga ataupun di saat kumpul santai bersama warga. menurutnya, hal tersebut merupakan komunikasi sosial yang dapat dilakukan sebagai bagian dari pembinaan teritorial yang menjadi salah satu tugas pokok TNI AD.

Diakhir pesannya, mantan Wadanjen Kopassus ini juga berpesan agar disisa waktu penugasan yang ada, agar tetap menjaga  kekompakkan dan solidaritas, sehingga sampai akhir penugasan dapat memberikan kesan yang terbaik kepada masyarakat. Dikatakan,  tentunya sebagai Prajurit TNI AD, yang pada saat ini diberikan tugas dan amanah menjaga kedaulatan wilayah NKRI di perbatasan.

Untuk diketahui, Kehadiran Danrem dan rombongan pada kunjungan kerja kali ini, disambut oleh Dansatgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat, Letkol Inf M. Fuad, Dandim 1618/TTU Letkol Arm Budi Wahyono, Kapolres TTU, Camat Wini dan seluruh prajurit dari masing-masing pos.

Sementara itu, dalam kunjungannya, Danrem didamping Kasi Intel, Kasi Operasi dan Kasi Teritorial Kolakops Pamtas tersebut. Adapun keempat pos yang dikunjungi Danrem, antara lain  Pos Inbate, Pos Nino, Napan Bawah dan Pos Wini. (qrs)

Baca Juga :   LPTK Belum Baik, Ini Saran Jefri Riwu Kore
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top