RAGAM

Korem 161/WS Gelar Nobar Film G 30 S/PKI. TNI/Polri dan Masyarakat  Berbaur

Warga Kupang antusias nobar film G 30 S/PKI

KUPANG, Kilastimor.com-Korem 161/Wira Sakti (WS), menggelar Nonton Bareng (Nobar) pemutaran Film Pengkhianatan G 30 S/PKI. Keluarga besar TNI/Polri dan masyarakat meramaikan pelaksanaan nobar tersebut.
Pantauan media ini, auasana  cukup ramai dan penuh kebersamaan antara TNI/Polri dan Masyarakat  Berbaur dalam nobar tersebut. Nobar ini  digelar  pada Rabu (27/09) malam, tepatnya di Lapangan Asrama TNI AD Kuanino Kota Raja Kupang.

Disaksikan,  warga sekitar asrama dan di Kota Kupang sangat antusias menunggu pemutaran film bersejarah tersebut, yang diputar dalam durasi kurang lebih 4 jam.

Danrem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Teguh Muji Angkasa, sebelum pemutaran film tersebut menyampaikan beberapa hal. Danrem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Teguh Muji Angkasa memaparkan sejarah singkat yang dilakukan Partai Komunis Indonesia (PKI), pada 30 September 1965.
Dimana PKI melakukan penculikan terhadap Tujuh Jenderal Terbaik TNI Angkatan Darat.

Dirinya menambahkan, tujuan lebih besar dari pemberontakan dan pengkhianatan PKI tersebut adalah ingin merongrong dan mengganti Ideologi Pancasila dengan Ideologi komunis. PKI berusaha memutar balikan fakta,  dengan memfitnah akan ada kudeta terhadap pemerintahan yang sah oleh Dewan Jenderal.

“52 tahun silam, merupakan sejarah kelam bagi Bangsa Indonesia yang diharapkan jangan pernah terjadi lagi di Bumi Pertiwi tercinta Indonesia. PKI pada saat tanggal 30 September 1965, telah melakukan penculikan dan pembunuhan secara kejam terhadap Tujuh Jenderal TNI AD kita”, Ungkapnya.

Baca Juga :   Pemkot Kupang Anggarkan Rp 75 Miliar untuk Peningkatkan Infrastruktur

Lebih lanjut, dirinya mengungkapkan, Pemuteran film tersebut dimaksudkan sebagai pembelajaran sejarah yang perlu diketahui generasi bangsa ini, bahwa pernah terjadi peristiwa memilukan di negara kita.

Untuk diketahui,  ribuan orang menyaksikan pemutaran film ini, yang banyak dari kalangan generasi muda yang memang belum pernah menonton film garapan sutradara Arifin C. Noer tahun 1984 silam. (qrs)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top