HUKUM & KRIMINAL

Tahap Dua, Empat Tersangka Kasus Dugaan Korupsi di Bank NTT Segera Disidangkan

Sunarta

KUPANG, Kilastimor.com-Empat orang tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan IT (Microsoft Lisensi) tahun 2015 senilai Rp 4,3 miliar segera diajukan ke meja hijau.

Keempat tersangka akan diadili di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kupang.

Pasalnya, Selasa (12/9) tim penyidik Tindak Pidana Khusus (Tipidsus) Kejati NTT melimpahkan berkas perkara ke tangan Jaksa Penuntut Umum (JPU) setelah berkas perkara tersebut dinyatakan lengkap (P-21).

Kajati NTT, Dr. Sunarta yang dihubungi wartawan melalui telepon selulernya membenarkan adanya pelimpahan tahap dua (2) dari tangan penyidik Kejati NTT ke tangan jaksa penuntut umum.

Menurut Sunarta, pelimpahan tahap dua dari tangan penyidik Tipidsus Kejati NTT ke tangan JPU setelah berkas empat tersangka diantaranya, Adrianus Ceme (Dirum Bank NTT), Salmun Teru (Kadiv Pengadaan IT Bank NTT), Aldi Rano (Panitia Lelang) dan Suraida Sain (Aconting PT. Comparex) dinyatakan lengkap.

“Iya benar kasus Bank NTT telah dilakukan tahap dua dari jaksa penyidik ke tangan JPU untuk 4 tersangka sedangkan satunya lagi, Eril Pasaribu belum dilakukan tahap dua,” ujar Kajati NTT.

Terpisah, Kasi Pidsus Kejari Kota Kupang, Indi Premadasa kepada wartawan menegaskan JPU Kejari Kota Kupang telah menerima tahap dua dari Penyidik Kejati NTT.

Diungkapkan Indi, setelah dilakukan tahap dua maka JPU Kejari Kota Kupang segera menyusun dakwaan yang kemudian akan dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Kupang untuk disidangkan.

Baca Juga :   Ini Alasan Pemda Tidak Penuhi Udangan DPRD Belu

Ditegaskan Indi, dalam waktu dekat JPU Kejari Kota Kupang akan melimpahkan berkas perkara itu ke Pengadilan Tipikor Kupang untuk disidangkan.

“Yang jelas bahwa paling lambat pekan depan kami sudah limpahkan ke Pengadilan Tipikor Kupang untuk disidangkan,” tegas Premadasa. (crh)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top