RAGAM

Terbatasnya Ruangan, 9 Pasien Bibir Sumbing Dititipkan di RSIA Soe

Pasien operasi bibir sumbing.

SOE, Kilastimor.com-Kegiatan operasi pasien bibir sumbing se-daratan Timor Barat dilaksanakan di RSUD Soe, Kamis (28/09).
Kegiatan terlaksana atas kerja sama Pemuda GMIT dan SMAIL TRAIN.

Sesuai informasi, pasien yang didata berjumlah 32 orang dan berasal dari berbagi daerah di daratan Timor seperti Kupang, Belu dan Malaka.
Beberapa pasien yang sudah dioperasi sempat terlantar atau tidak mendapat ruangan dengan alasan wabah diare.

Namun atas inisiatif beberapa Pemuda TTS yang mencoba membangun komunikasi dengan Ketua DPRD Jean Neonufa dan dokter Jordan, akhirnya disepakati 9 orang pasien dititipkan di RSIA setelah operasi.

Pantauan media ini, Ketua DPRD TTS Jean Neonufa bersama beberapa pemuda yakni Yuptan, Once, Ely, Erik dan Agnes mendatangi RSUD Soe sekitar pukul 17.00 wita untuk mengecek langsung keadaan para pasien yang sudah dioperasi dan memang sempat terlantar. Namun 9 pasien yang belum mendapat tempat di RSUD akan dititipkan di RSIA.

Salah seorang perawat Fely Moy ketika ditanya soal pasien yang sempat tidak mendapat tempat dengan alasan wabah diare membantah hal tersebut.
“Ini ruangan terbatas dan sudah tidak bisa menampung sisa pasien yang berjumlah 9 orang. Jadi bukan wabah diare tapi karena keterbatasan ruangan,” kata Fely.

dr. Jordan dari RSIA mengatakan pihaknya siap menampung pasien yang ada dan siap melayani mereka karena memang ini adalah tugas utama melayani masyarakat yang membutuhkan. (rik)

Baca Juga :   Harga Jagung Di Malaka Rendah, Bulog Diminta Lakukan Operasi Pasar
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top