RAGAM

Tidak Hanya TNI, Kemanunggalan Juga Harus menjadi Milik Pimpinan OPD dan Masyarakat

Coffee Morning di Kodim 1605/Belu

ATAMBUA, Kilastimor.com-Dandim 1605/Belu menggelar Coffee morning yang bertajuk “Melalui komunikasi sosial dengan aparat pemerintah kita pelihara sinergitas guna membangun masyarakat Indonesia yang berkarakter dengan berlandaskan wawasan kebangsaan dalam rangka mewujudkan persatuan dan kesatuan bangsa”. Dalam coffee morning tersebut, membahas banyak hal terkait kemanunggalan TNI dengan masyarakat. Salah satunya adalaha rencana TMMD (TNI Manunggal Membangun Desa) di wilayah Kodim 1605/Belu tahun anggaran 2017 khususnya di Kabupaten Belu.

Dandim Belu, Letkol Czi, Nurdihin menyebutkan, TMMD yang akan dilaksanakan oleh satuan Kodim 1605/Belu, selalu berpedoman pada tugas dan tanggung jawab pelaksanaannya. Salah satunya adalah membangun komunikasi sosial bersama masyarakat dalam upaya membangun sinergitas yang baik demi tercapainya keberhasilan pembangunan wilayah dan kesejahteraan masyarakat.

Komunikasi sosial yang dibangun bertujuan untuk kembali menghidupkan semangat gotong royong masyarakat dalam pelaksanaan TMMD nantinya. “TNI tidak akan bekerja sendiri, karena masyarakat juga ikut bergotong royong dalam pembangunan itu,” ujar Nurdihin.

Direncanakan, sasaran TMMD berupa pembangunan fisik seperti jalan, bedah rumah, perpustakaan, dan lain sebagainya. Selain itu ada pula kegiatan non fisik seperti mengajar, memberikan pelatihan, dan lain sebagainya. “Pembangunan yang ingin kita buat ini semata-mata untuk kesejahtraan masyarakat, khususnya mereka yang bedara di tapal batas”, tutur Nurdihin.

Kemanunggalan TNI dengan masyarakat desa ini ternyata mendapat tanggapan menarik dari kepala Pos Karantina Pertanian Motaain, Kabupaten Belu, Samuel O. Radja. Baginya, kemanunggulan yang sementara digalangkan oleh TNI ini sebaiknya tidak hanya kepada masyarakat saja, tapi juga kepada para pimpinan OPD lingkup Pemkab Belu. Menurut Samuel, para pimpinan OPD ini sebisa mungkin juga menyediakan waktunya untuk bersama-sama TNI dan masyarakat membuat sebuah bangunan fisik secara bergotong royong.

Baca Juga :   Jelang Deklarasi, Esthon-Christ Minta Restu Leluhur dan Keluarga

“Mungkin pak dandim bisa mengkoordinasikan dengan para pumpinan OPD lingkup Pemkab Belu agar di setiap hari Sabtu, kita sama-sama bergotong royong membuat bangunan fisik sebagai bukti nyata niat mulia Pemerintah Belu dalam meningkatkan kesejahteraan hidup masyarakat Belu,” usulnya.

Menanggapi usulan tersebut, Nurdihin berjanji akan mengkomunikasikan usulan itu kepada Bupati Belu. “Saya akan komunikasikan hal ini dengan bupati. Semoga bupati menyetujuinya,” jawab Nurdihin. (richi anyan)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top