RAGAM

Warga Kabupaten Kupang Kesulitan Air, Ini Langkah Kapolres Kupang

Polres Kupang bagikan air bersih untuk warga.

OELAMASI, Kilastimor.com-Persoalan kekurangan air bersih pada musim kemarau panjang saat ini, dialami di hampir seluruh daerah. Seperti yang dialami oleh masyarakat Desa Tanah Merah, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang.
Persoalan air bersih di desa ini, turut mengundang perhatian Kapolres Kupang, AKBP Adjie Indra Dwiatma.

Setelah mendapatkan laporan dari anggotanya, dirinya secepatnya mengambil langkah penanganan. Melalui jajaran Satuan Binmas, Kapolres memberikan bantuan air bersih bagi Masyarakat Desa tersebut.

Bantuan air bersih ini diberikan pada Selasa (12/9), bertempat di RT 18 dan 19, tepatnya di Kampung Oebelo Kecil.

Kapolres Kupang, AKBP Adjie Indra Dwiatma, melalui Kasat Binmas AKP Moris Illu, menjelaskan tentang proses bantuan air bersih ini. Dikatakan, pemberian bantuan air bersih tersebut merupakan reaksi cepat Polres Kupang, menyikapi permasalahan yang dialami masyarakat, terkait kekurangan air bersih di desa Tanah Merah.

Ditambahkan, Polres sendiri memiliki program Polres Peduli. Sehingga menurutnya, reaksi cepat Kapolres Kupang, AKBP Adjie Indra Dwiatma, merupakan implementasi program tersebut.

Dirinya mengisahkan, awalnya ada laporan dari Babinkamtibmas ada masyarakat di desa tersebut, sangat membutuhkan Air bersih untuk kebutuhan sehari-hari, karena sumur mereka mulai kering.

Setelah mendapatkan laporan demikian, satuannya melapor ke Kapolres. Kemudian Kapolres menginstruksikan untuk tindakan penanganan. Pihaknya kemudian melanjutkan instruksi Kapolres, dengan bersama Babinkamtibmas, melakukan pengecekan.

Lebih lanjut dikatakan, setelah pengecekan untuk memastikan yang terjadi di desa tersebut, dirinya langsung memberi bantuan air bersih. Adapun air bersih yang diperbantukan bagi masyarakat di Desa Tanah Merah, sebanyak 5000 liter.

Baca Juga :   Persap Alor Tiba di Malaka. "Kami akan Bertahan Hingga ETMC Selesai"

Disaksikan, air yang didistribusikan kepada warga setempat, ditampung di bak penampung, kemudian di bagi kepada warga yang membutuhkan. Terlihat, ratusan masyarakat tumpah ruah mendatangi tempat pembagian air, kemudian mengantre untuk mendapatkan air bersih. (qrs)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top