HIBURAN

Ketika Gendang Beleq Membuat Masyarakat Belu Terkesima

Acara temu pisah Danyon 744/SYB.

ATAMBUA, Kilastimor.com-Komandan Yonif Raider Khusus 744/sby Letkol Inf. Samsul Huda,SE resmi digantikan oleh Mayor Inf. Bima Santosa pada saat Serah terima jabatan (Sertijab) Komandan Yonif Raider Khusus 744/sby yang dilaksanakan di Lapangan Mako Yonif Raider Khusus 744/SYB, Senin (16/10/2017).
Dalam acara tersebut, para anggota TNI-POLRI asal Lombok yang bertugas di Kabupaten Belu menampilkan Tarian khas Suku Sasak, Gendang Beleq.

Sontak, Tarian ini membuat para tamu undangan terkesima saat menonton tarian tersebut. Mungkin sebagian besar masyarakat NTT masih asing dengan tarian Gendang Beleq. Namun, sebenarnya tarian khas Suku Sasak ini sudah mendunia.

Dahulu kala, Beleq dijadikan penyemangat prajurit yang berperang dan yang kembali dari peperangan. Gendang Beleq dijadikan alat musik berperang yang mengobarkan semangat di dalam dada saat menghadapi musuhnya.

Gendang Beleq memiliki nilai fisiologis dan juga disakralkan masyarakat Suku Sasak karena memiliki nilai keindahan, ketekunan, kesabaran, kebijakan, keadilan, dan kepahlawanan. Nilai-nilai luhur tersebut diharapkan dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

Gendang Beleq dimainkan secara berkelompok membentuk orkestra. Orkestra Gendang Beleq terdiri dari dua gendang beka yakni mane yang berarti laki-laki dan nina yang berarti perempuan. Keduanya berfungsi sebagai pembawa dinamika dan pemeran bangsa.

Baca Juga :   Angkutan Desa Terjungkal di Nenuk, Satu Penumpang Tewas Tertindih Mobil

Pages: 1 2

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top