EKONOMI

Ini Komentar Anggota DPR RI Terkait PLTU Aufuik yang Mandek

Ferry Kase

Untuk diketahui, proyek pembangunan PLTU Aufuik dikerjakan sejak 2008 lalu dengan daya 4×6 MW dan anggaran senilai 3 miliar lebih. Awalnya pengerjaan dilakukan oleh PT Konsorsium dan Delima. Namun, hingga batas waktu yang ditentukan, proyek tersebut tidak selesai dikerjakan, maka diambil alih pekerjaan oleh anak perusahaan PLN yakni PT Rekadaya Elektrika.

“Ini kan penanganan kasusnya kontraktor yang lama. Kalau harus masuk kontraktor yang baru, kasus ini harus di clear dulu. Mereka tidak mau masuk sementara masih ada masalah karena mereka tidak mau ikut terperiksa,” terang Ferry.

Menurutnya, PLTU Aufuik akan tetap dilanjutkan dengan tetap memperhatikan dampak lingkungannya. (richi anyan)

Baca Juga :   Atambua Kebanjiran Artis. 11 Juni Kikan Konser di Lapangan Umum

Pages: 1 2

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top