RAGAM

Majelis Hakim PN Soe PS di Lokasi Proyek Jalan Kiubaat

Mejelis Hakim PN Soe ketika tinjau proyek jalan di Kiubaat.

SOE, Kilastimor.com-Sidang lanjutan gugatan CV. Sevany terhadap TPK Desa Kiubaat Kecamatan Amanuban Selatan yang digelar, Rabu (13/12/2017). Sidang tersebut beragenda pemeriksaan Setempat (PS) di desa kiubaat.

PS lokasi sendiri dipimpin oleh Hakim Ketua Muslih Harsono,SH dan hakim dua anggota Putu Dima Indra SH,Putu Agung Putu Baharata SH.

Sementara para tergugat juga hadir begitu pula penggugat yakni Direktris CV. Sevany didampingi kuasa hukumnya Agustinus Banamtuan,SH.

Ada tiga hal yang di persoalkan pihak tergugat dalam hal ini TPK yaitu ketebalan sirtu, kualitas sirtu,dan jenis sirtu menjadi alasan TPK untuk tidak membayarkan dana sisa suplayer.

Menurut ketua TPK sertu kurang tebal karna yang diminta adalah 20 cm,kualitas sirtu yang tidak baik jenis sertu yang tidak sama bahkan ada beberapa titik yang tidak di hampar sertu sama sekali.

Namun kuasa hukum CV. sevany membantah semuanya itu,dan menjelaskan bahwa sudah ada pembayaran dan sebelumnya ada pemeriksaan sehingga waktu itu pihaknya diminta untuk menambah volume kerja berupa penambahan sertu pada beberapa titik tertentu dan itu dilakukan selama dua hari.

Terkait dengan ketebalan sirtu kuasa hukum mempertanyakan apakah ketebalan sertu dilihat pada saat pekerjaan selesai atau pada saat sekarang karna kita sudah melewati dua kali musim hujan dan kita bisa lihat sertu sudah terkikis habis.

Disaksikan media ini kedua pihak baik penggugat maupun tergugat saling membantah sehingga keduanya diminta oleh majelis hakim untuk bisa membuktikan semua ini lewat surat maupun saksi untuk menguatkan bantahan mereka di persidangan nanti.

Baca Juga :   IMMALA Malang Hadirkan Rumah Baca di Betun. Camat: Siswa Bisa Manfaatkan untuk Menambah Pengetahuan

Sidang akan dilanjutkan pada tanggal 08-01-2018 mendatang dengan agenda pembuktian dan pemeriksaan saksi saksi. (erik)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top