RAGAM

Rawambaku : Harusnya Pendidikan di Kabupaten Kupang Maju

Diskusi Publik tentang pendidikan di Kabupaten Kupang

OELAMASI, Kilastimor.com-Pemerhati Pendidikan, Hendrik Rawambaku, mengkritisi kemajuan sistem pendidikan di Kabupaten Kupang.

Dirinya mengatakan, harusnya pendidikan di Kabupaten Kupang maju, karena bupati, wakil dan sekda adalah orang-orang yang berasal dari pendidikan.
Dia menyayangkan hal tersebut, karena ada begitu banyak persoalan pendidikan yang muncul di Kabupaten Kupang.

Hal ini dikemukakan Hendrik, dalam diskusi publik yang digelar LSM Bengkel APPeK, di Hotel Neo Asthon, Kamis (14/12).

Pendidikan di Kabupaten Kupang tidak terurus dan kini ada banyak sekolah di Kabupaten Kupang yang dalam keadaan rusak.

Dikatakan, sebagai pemerintah yang mengatur anggaran, perlu dilakukan upaya prioritas membangun pendidikan di Kabupaten Kupang.
“Kuasa besar untuk kemajuan pendidikan di salah satu daerah adalah di pemerintah. Tetapi saya sangat menyayangkan kalau di Kabupaten Kupang, pemerintah sebagai kuasa anggaran tidak begitu respon dengan pendidikan. Kabupaten Kupang Harusnya Pendidikannya lebih Maju dari kabupaten yang lain, karena dipimpin oleh Orang yang berasal dari pendidikan,” jelas Hendrik.

Ditambahkan, harusnya sebagai pemerintah dan pemegang kekuasaan, Bupati, Wakil dan Sekda, semakin cerdas untuk membangun skenario pemanfaatan anggaran di Kabupaten Kupang. Sehingga, dengan demikian pendidikan di Kabupaten Kupang bisa lebih maju.

Untuk diketahui, pada kesempatan ini, Hendrik menyampaikan beberapa indikator yang terkait dengan peningkatan kualitas pendidikan. Menurutnya, untuk kabupaten Kupang sendiri upaya peningkatan kualitas pendidikan, masih sangat minim. Sehingga dirinya berharap, perlu adanya upaya dari pemerintah sendiri untuk menyikapi persoalan pendidikan di kabupaten Kupang.

Baca Juga :   Willy Lay: Kami Tidak Balas Dendam, Tapi Kami Tegakkan Aturan

Untuk diketahui, diskusi publik tentang pembangun komitmen bersama penyediaan ruang kelas yang layak dan aman tingkat sekolah dasar di Kabupaten Kupang ini, digelar oleh Bengkel APPeK bekerjasama dengan Yappika.

Hadir dalam kegiatan yang bertemakan jangan tunggu roboh baru kita peduli ini, sejumlah aktifis pendidikan dari beberapa LSM, organisasi mahasiswa, dinas P dan K Kabupaten Kupang, Pers, beberapa perusahan BUMN, BUMD dan stakeholder lainnya. (qrs)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top