RAGAM

Rektor Unwira Perpisahan dengan Frater TOP. Rektor: Keputusan jadi Imam ada di Tanganmu.

Pater Rektor Unwira sedang memberi sambutan dalam perpisahan dengan Trater TOP.

KUPANG, Kilastimor.com-Universitas Katolik Widya Mandira (Unwira) Kupang merupakan salah satu Perguruan Tinggi swasta terbaik di NTT.
Sebagai lembaga Pendidikan Tinggi Katolik dibawah naungan Yayasan Pendidikan Katolik Arnoldus (Yapenkar), Unwira setiap tahun selalu menerima calon imam Katolik dari Serikat Sabda Allah (SVD) dalam menunjang persiapan menuju Imam Katolik yang handal lewat Tahun Orientasi Pastoral (TOP).

Calom imam Katolik yang menjalani masa orientasi pastoral di Unwira pada tahun 2015 sampai tahun 2017 adalah Frater Rudy Jeharum SVD.

Setelah melewati Tahun Orientasi Pastoral kini tibalah pada penghujung waktu. Diakhir masa Orientasi Pastoral ini unwira Kupang menggelar kegiatan perpisahan bersama Frater TOP di Pantai Lasiana Kupang.

Kegiatan terlihat sederhana namun dikemas dalam nuansa kekeluargaan dan kebersamaan yang dapat terlihat.

Kegiatan perpisahan dihadiri oleh Rektor Unwira, P. Philipus Tule, SVD, Koordinator Campus Ministry Unwira, P. Oceph Riang, SVD, Keluarga besar Campus Ministry, dan aggota Himpunan Mahasiswa Religius (HMR) Kupang yang berjumlah sekitar 50an orang.

Kegiatan dimulai dengan mendengar pesan dan kesan dari Fr. Rudy Jeharum. Dalam kesempatan itu Frater Rudy selain mengucapkan terima kasih dan permohonan maaf untuk kebersamaan di lembaga pendidikan tinggi Unwira kurang lebih selama dua ini, dirinya mengharapkan doa dan dukungan dari semua anggota keluarga besar Unwira agar bisa memutuskan untuk lanjut persiapan menjadi seorang Imam Katolik yang sisa beberapa waktu.

Baca Juga :   RSUPP Betun Bakal jadi RS Rujukan

Pada kesempatan yang sama, koordinator Campus Ministry Unwira Kupang, P. Oceph Riang, SVD yang mengungkapkan isi hati dan dukungan sepenuhnya kepada frater Rudy agar bisa kembali. Dirinya menceritakan pengalaman waktu ia menjalani Tahun Orientasi Pastoral di unwira dan akhirnya bisa kembali dan berkarya di unwira. “Kita doakan agar frater Rudy bisa kembali dan berkarya di Unwira. Unwira membutuhkan banyak orang yang mau bekerja keras, berkomitmen seperti Frater Rudy,” bilang dia.

Pada kesempatan yang terakhir Pater Rektor Unwira Kupang, P. Philipus Tule, SVD berpesan kepada frater yang akan kembali ke Ledalero, gunakan sisa waktu ini untuk berefleksi, keputusan ada padamu, pihaknya hanya mendukung. “Pikirkan matang matang. Lanjut tetap kami dukung, tidak lanjut pun kami dukung, itu keputusanmu, namun kita perlu aminkan agar frater bisa terus dan menjadi seorang imam Katolik dan akhirnya bisa kembali bermisi di Unwira,” sebutnya.

Kegiatan berakhir dengan santap siang bersama dan berjoget ria bersama keluarga besar Unwira Kupang. (dinho)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top