RAGAM

Selalu Banjir, Pembangunan Tanggul di Desa Motaain Perlu Dikaji Dinas PU Malaka

Vinsen Kehi Lau

BETUN, Kilastimor.com–Ketua Komisi III DPRD Malaka, Vinsen Kehi Lau ketika dikonfirmasi terkait banjir yang melanda Desa Motaain, Kecamatan Malaka Barat mengatakan, banjir yang melanda Desa Motaain hingga menggenangi SDK Motaain bukan pertama kali terjadi. Banjir melanda daerah itu disebabkan ketiadaan tanggul untuk mencegah luapan air dari Sungai Benenain tersebut. Kondisi ini seharusnya menjadi perhatian semua pihak.

Dirinya berharap pemerintah melalui Dinas PU Makaka bisa mengkaji hal tersebut agar ke depan bisa membangun tanggul guna mengatasi banjir di desa Motaain yang menjadi langganan tahunan.

“Tahun lalu ada dana tanggap darurat Rp 10 miliar lebih untuk membangun tanggul ternyata belum cukup. Oleh sebab itu, pihaknya minta pemerintah mengkaji titik-titik mana saja yang rawan banjir sehingga perlu dianggarkan untuk membangun tanggul. “Kasihan anak-anak sekolah harus melakukan proses KBM di rumah warga karena ruang kelasnya dipenuhi lumpur. Kami dari komisi III akan membangun komisi dengan pemerintah agar anggaran dana tanggap darurat 2018 senilai 10 Miliar bisa digunakan untuk mengatasi persoalan ini,” tutur Ketua DPD PAN Malaka itu.

Terkait proses KBM yang menumpang di rumah warga, Vinsen berharap Dinas PKPO bisa mencarikan solusi agar para siswa tidak perlu melakukan KBM di rumah warga. ‎Ia juga meminta Dinas PKPO untuk memberikan perhatian lebih kepada para siswa SDK Motaain. 

Baca Juga :   15 Kades di Malaka Dilantik. SBS: Jaga Netralitas dalam Pemilu

Pages: 1 2

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top