RAGAM

Tak Kunjung Cair, Warga Semau Pertanyakan Bantuan Dana untuk Poktan

Surat dari Dinas Pertanian Kabupaten Kupang

OELAMASI, Kilastimor.com-Merasa dibohongi Dinas Pertanian Kabupaten Kupang, sejumlah warga yang tergabung dalam beberapa kelompok tani (Poktan) di Kecamatan Semau kecewa. Seperti disampaikan Donens Matha, Warga Desa Uitao,  Kecamatan Semau yang juga ketua kelompok tani,  kepada kilastimor.com, Senin (15/1).

Dikisahkan, mereka kecewa dan merasa dibohongi, lantaran Dinas Pertanian Kabupaten Kupang pada 12 Desember 2017, mengeluarkan sebuah surat rekomendasi pencairan dana ke Bank NTT dan BRI,  tetapi ketika mereka datang untuk mengecek rekening kelompok mereka,  ternyata dana yang dimaksud belum juga ditransfer.

Dirinya mengaku, saat itu setelah menerima surat tersebut, mereka dihimbau untuk datang ke bank, untuk mengecek rekening kelompok mereka, paling lambat 22 Desember 2017. Tetapi sayangnya,  ketika mereka datang,  ternyata Dana tersebut belum juga ditransver.

Dirinya mengaku, dana tersebut merupakan dana bantuan pemerintah untuk kelompok tani, kegiatan pengembangan tanaman jagung tahun 2017. Dalam program tersebut, kelompoknya sudah mendapatkan bibit jagung. Sedangkan dananya sendiri,  berjumlah Rp 4.500.000 untuk membeli pupuk.

Merasa dibohongi,  kemudian mereka menyampaikan protes kepada petugas kecamatan yang menangani program tersebut. Tetapi ketika bertemu petugas tersebut, dirinya diarahkan ke Dinas Pertanian Provinsi, dengan alasan bahwa yang berhak untuk menentukan pencairan dana tersebut, adalah Dinas Pertanian Provinsi.

Donens mengaku, dirinya sempat protes karena surat pembertitahuan pencairan dana tersebut, dikeluarkan Dinas Pertanian Kabupaten Kupang, tetapi kenapa harus berurusan lagi dengan Dinas Pertanian Provinsi. Akhirnya dirinya tidak meneruskan protesnya, karena takut dana tersebut tidak didapat lagi.

Baca Juga :   Ini Pernyataan Dukungan Warga Lamaknen Selatan untuk Sahabat

Untuk diketahui, surat yang dikeluarkan Dinas Pertanian Kabupaten Kupang tersebut bernomor dengan perihal 521/1068/Diperta/2017, dengan perihal Permohonan pencairan dana kegiatan pengembangan jagung APBN 2017. Surat tersebut ditujukan kepada pimpinan Bank BRI dan Bank NTT, juga ditanda tangani oleh Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kupang, Arnold Saubaki. (qrs) 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top