RAGAM

Efek Raskin, Bupati TTU Sebut Masyarakat Enggan Kelola Lahan Pertanian

Rekoleksi bagi biarawan/i se-Dekenat Kefamenanu.

KEFAMENANU, Kilastimor.com-Keuskupan Atambua menggelar rekoleksi bersama jajaran biarawan/biarawati sebagai Sejenak Kefamenanu, di Gereja Santa Theresia.
Dalam kegiatan tersebut hadir Uskup Atambua, Mgr. Dr. Dominikus Saku Pr, Bupati TTU, Raymundus Sau Fernandes dan para biarawan/biarawati.
Rekoleksi yang digelar, Senin (26/2) tersebut, dalam rangka mempersiapkan diri menghadapi hari raya Paskah.

Bupati TTU, Raimundus Sau Fernandes dalam sambutanya menyoroti raskin atau Rastra yang diberikan selama ini, membuat masyarakat tidak ingin bekerja atau mengolah lahan pertaniannya.
Padahal menurut Ray Fernandes, Pertanian begitu penting bagi pengembangan mutu dan kesejahterahan keluarga.

“Di TTU, petani tidak melihat lagi lahan garapan. Mereka lihat pada beras gratisnya. Akhirnya malas kerja. Laporan disampaikan dari bawah asal-asalan. Kita periksa komite, ternyata dibawah saling kompromi. Akhirnya kita saling tipu. Masyarakat tipu kepala desa, kepala desa tipu camat dan camat tipu bupati,” tandas Fernandes.

Lebih lanjut Fernandes mengatakan, sesuai rencana, pemerintah pusat akan memberikan raskin bukan dalam bentuk beras, namun dalam bentuk kartu dan didalam kartu itu tersimpan uang untuk kebutuhan bagi KK miskin.
Jelas ini kian meninabobokan petani. Semua hanya akan menunggu bantuan pemerintah tanpa bekerja. Kondisi ini berpengaruh pada kehidupan petani.

Sementara itu, Uskup Atambua, Mgr. Dr. Dominikus Saku, Pr meminta agar paroki-paroki disekitarnya, harus terus mendukung pemerintah dalam mengembangkan ekonomi umat dan mengutamakan pertanian.

Baca Juga :   Simplex Asa Nahkodai Pusat Studi HAM Undana

“Paroki-paroki disekitarnya harus mendukung pemerintah dalam upaya pemberdayaan ekonomi umat, sehingga umat tidak lagi kesulitan dalam memenuhi kebutuhan sehari-harinya,” ungkap Uskup Domi. (isto Santos)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top