RAGAM

Korban yang Terseret Banjir Ditemukan Tak Bernyawa

Korban Petrus Nana saat ditemukan warga.

BETUN, Kilastimor.com-Petrus Nana warga Desa Numponi yang terseret banjir sejauh 25 Km di Kali Motabean, Rabu (14/2/2018) kemarin, akhirnya ditemukan dalam keadaan tak bernyawa, Kamis, (15/2/2018).

Jenazah Petrus ditemukan di aliran Kali Motabean tepatnya di Dusun Rinbesi, Desa Fatuaruin sekira 25 Km dari lokasi korban terseret. 

Hal ini diungkapkan Kepala desa Numponi, Kecamatan Malaka Timur, Alfonsius Molo kepada media ini melalui sambungan telepon selulernya.

Ia menceritakan, jasad korban ditemukan oleh Gregorius Seran dan Yandri Seran warga desa warga Manulea yang ikut melakukan pencarian korban sekitar pukul 11.00 Wita. Korban ditemukan di pinggir kali Motabean dalam keadaan setengah telanjang. Korban tersangkut pada bebatuan kali.

Usai ditemukan, warga langsung bergerak untuk melakukan evakuasi jasad korban. 
Karena keterbatasan peralatan evakuasi, masyarakat menganyam daun gewang yang dibentuk seperti tandu untuk mengangkat jasad korban. Jasad korban lalu dibawa menggunakan mobil pikap sewaan menuju rumah duka.

“Tadi sekitar pukul 15.35 Wita jasad korban tiba di rumah duka dan langsung diterima oleh sang istri, Makdalena Kuu bersama keenam anaknya, serta masyarakat Numponi yang sudah memadati rumah duka sejak pagi hari,” ungkap Alfonsius. 

Tangis duka paparnya, langsung memenuhi tenda duka saat jasad korban diturunkan dari mobil pikap. Jasad korban saat ini disemayam di rumah duka. (pisto)

Baca Juga :   Jarpuk Inafo'a dan Bulog Galakan Gerakan Stabilitas Pangan
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top