RAGAM

Kristo: MPAB IMATTU Momen Persiapan Diri Sebagai Kader

Penyematan tanda peserta MPAB IMATTU.

KUPANG, Kilastimor.com-Dalam menjalankan roda organisasi kemahasiswaan, Ikatan Mahasiswa TTU (IMATTU) Kupang kembali menggelar pelantikan Badan Pengurus Harian dan Masa Penerimaan Anggota Baru (MPAB), Kamis 22/2/2018 di Aula Susteran SSpS Bello dengan tema: Melalui MPAB kita jaring kader muda yang Progresif, Militan dan Revolusioner.

Ketua panitia penyelenggara Alfred Sanam Saunoah dalam laporanya memaparkan IMATTU sebagai organisasi pengkaderan mempunyai keharusan untuk terus menyiapkan kader kader yang berintegritas. Selain itu Saunoah menginformasikan bahwa rangkaian kegiatan MPAB akan digelar selama tiga hari dari 22-24 Februari 2018.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum IMATTU, Kristoforus Kollo dalam Pidatonya mengatakan
apakah sebagai anak bangsa pada umumnya, NTT dan TTU khususnya sanggup memberikan diri kita untuk pembangunan bangsa ini?
“Solidaritas dan kemanusiaan semakin tidak menentu bahkan menggiring bangsa ini ke ambang kehancuran, untuk menyelamatkan bangsa ini menjadi tanggung jawab semua komponen terlebih kaum muda, dan hari ini IMMATU Kupang sebagai wadah yang  mengumpulkan kader kader muda TTU terus berjuang dalam keadaan itu,” ungkap Kristo.

Di hadapan 54 peserta baru Kristo menegaskan MPAB IMATTU menjadi momen penting untuk belajar dan menyiapkan diri dalam menghadapi bangsa ini Jangan sampai kader memaknai momet ini menjadi moment bereuforia, momen mencari pasangan hati atau ada kepentingan lainnya.

“Hendaknya MPAB menjadi sarana untuk belajar, mengenal diri dan menyiapkan diri yang sesungguhnya.”  Ungkap Kristo Mahasiswa Pertanian UKAW.

Baca Juga :   Bupati Belu Serahkan BLT bagi 318 KK di Halimodok

Pada kesempatan selanjutnya, Ketua Permahi Norbert Kehi Bria kembali membakar semangat kaum muda untuk terus belajar karena masa depan bangsa ada di pundak generasi muda.

“Sejarah berdirinya  bangsa tidak terlepas dari peran kaum muda. Apakah semangat kaum muda zaman ini harus surut, apa yang kaum muda laksanakan hari ini, apa yang kaum Muda siapkan untuk hari esok. Maka pilihan untuk belajar berorganisasi di IMATTU  adalah pilihan yang tepat,” Ungkap Norbert.

Dewan Pembina IMATTU Kupang, Omiano Sabu dalam sambutannya mengungkapkan bahwa belajar organisasi  adalah suatu kewajiban, namun tak dapat dipungkiri bahwa organisasi saat ini mengalami degradasi.

“Anda memilih untuk datang belajar di IMATTU tidak selamanya harus menjadi pemimpin banyak orang, tetapi setidaknya bisa menjadi pemimpin atas diri, dan setidaknya bisa bicara untuk keluarga,” ungkap Dosen Sejarah UPG Kupang itu.

Diakhir kesempatan dirinya mengharapkan sekaligus menegaskan, setelah memilih  mengikuti proses disini, maka anda  adalah anak IMATTU. Jangan sampai anda datang, pulang dan tidak kembali lagi,” tegasnya. (dinho mali)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top