RAGAM

Ruas Jalan Mata Air Tubaki Menghambat Arus Lalulintas. Kadis PU Malaka: Kita akan Kordinasi ke Pemprov NTT

Inilah kondisi ruas jalan di sumber air Tubaki yang masih perkerasan.

BETUN, Kilastimor.com-Warga Malaka tentunya merasa heran bila melintasi ruas jalan tepatnya sumber mata air Tubaki. Pasalnya, kondisi jalan yang hanya perkerasan itu, sudah dibiarkan begitu lama tanpa ditangani.
Kendari hanya sekira 200 meter, titik ruas jalan itu cukup menghambat kendaraan yang melintas.

Kendaraan yang sudah melaju diatas jalan hotmix, spontan saja harus memperlambat kecepatan karena kondisi jalan pergelombang akibat perkerasan.

Rupanya ruas jalan itu masuk jalan provinsi, sehingga pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Malaka, tidak bisa sepihak mengambil alih untuk memperbaikinya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Yohanes Nahak, saat dikonfirmasi, Senin (26/2) menjelaskan, kerusakan jalan itu berada di jalan utama kota Betun, tentu menghambat arus lalulintas.
Pihaknya tidak bisa mengambil sikap untuk bisa memperbaikinya karena masuk ruas jalan provinsi sehingga harus dikonsultasikan sebelumnya.

Menurut Yohanes, jalan provinsi di titik mata air Tubaki sekira 200 meter. Sejauh ini proposal dan rabnya sudah rampung disiapkan, tapi Dinas PU Kabupaten Malaka masih berkoordinasi dengan Bina Marga Provinsi NTT tentang penanganannya.

“Kita masih konsultasikan ke provinsi untuk penanganannya karena masuk jalan provinsi. Kita lihat saja hasilnya kalau belum ada kesempatan untuk dikerjakan tentu kabupaten bisa atasi sesuai arahan Bupati. Ini ruas jalan dalam kota yang setiap hari ramai dilintasi kendaraan,” jelasnya

Baca Juga :   Ini 12 Pejabat Eselon 2 yang Dilantik Bupati TTU

Dia merincikan ruas jalan provinsi dari arah perbatasan Belu-Malaka dimulai dari Desa Teun, Welaus, Cabang Webua-Motamasin dan Cabang Webua-Besikama- Wanibesak.

Sedangkan jalur Nurobo, Kaputu dan Musakaer masuk jalan poros tengah yang juga ditangani provinsi. (adhi teiseran)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top