RAGAM

Bupati Malaka Penuhi Janji, Warga Desa Motaain Senang

Bupati Malaka mengunjungi Desa Motaain Sabtu pekan lalu.

BETUN, Kilastimor.com-Bupati Malaka Stefanus Bria Seran menepati janjinya kepada warga Desa motaain.
Melihat kondisi yang dihadapi rakyatnya hidup dalam genangan air banjir, Bupati Malaka langsung mengerakkan Dinas Pekerjaan Umum untuk mengerjakan tanggul di Desa Motaain, Kecamatan Malaka Barat.

Kadis PU Malaka, Johanes Nahak ketika dikonfirmasi terkait pengerjaan tanggul di Desa Motaain, menuturkan kalau pengerjaan tanggul darurat sudah mulai dikerjakan sejak Senin lalu.

“Pembersihan dilapangan sudah selesai dan material sudah mulai masuk, ini sesuai arahan Bupati Malaka. Tanggul darurat yang dikerjakan harus baik dan berkualitas, agar bisa melindungi warga dari terjangan banjir Benenain terutama dalam menghadapi musim barat mendatang,” ungkapnya.

Sementara itu warga Desa Motaain di Kecamatan Malaka Barat memberikan apresiasi kepada Pemda Malaka yang sangat responsif memulai pembangunan tanggul darurat diwilayah itu untuk melindungi warga dari terjangan banjir bandang Sungai Benenain.

“Hari Sabtu lalu Bupati Malaka datang lihat dari dekat persoalan yang dihadapi warga dan saat itu beliau janji mulai Senin dikerjakan. Ternyata janji itu benar ditepati dan sejak Senin pagi sudah dilakukan pembersihan lokasi,” Nikolas Nahak dan Yohanes Seran dengan bangga.

keduanya berterimakasih kepada Pemda Malaka yang responsif dan peduli. “Terima kasih Pemda Malaka,” bilang dua warga Desa Motaain, saat ditemui wartawan secara terpisah, Rabu (7/3/18).

Nikolas Nahak mengatakan pihaknya sangat senang karena Bupati Malaka sangat responsif dengan persoalan yang dihadapi warga.

Baca Juga :   Jalur Selatan Trans Timor Terancam Putus. Bupati Malaka: Segera Tangani dengan Dana Tanggap Darurat

Lanjutnya, selama musim penghujan tahun ini mereka cukup menderita karena diterjang banjir sekira belasan kali dan merusak kebun serta harta masyarakat.

“Hari sabtu lalu Bupati Malaka bersama semua dinas teknis kesini, langsung tinjau penyebab banjir. Saat itu beliau putuskan Senin harus bangun tanggul darurat. Ternyata sudah jalan,” katanya.

Hal senada dikatakan warga Dusun Debukametan, Yohanes Seran. Sebagai warga Desa Motaain, pihaknya senang dengan sikap proaktif pemerintah yang mau membangun tanggul darurat atasi banjir.

“Saat banjir terakhir dusun kami terendam dengan kedalaman air hampir dua meter. Kami tidak bisa keluar rumah. Kami senang karena jika tanggul itu selesai bisa melindungi kami dari terjangan banjir,” pungkasnya. (pisto)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top