HUKUM & KRIMINAL

Diduga Korupsi Dana Desa, Warga Adukan Kades Lasiolat ke Kejari Belu

Ketua BPD Lasiolat serahkan dokumen dan laporan kepada pihak Kejari Belu.

ATAMBUA, Kilastimor.com-Diduga korupsi dana desa, Kepala Desa Lasiolat, Kecamatan Lasiolat, Kabupaten Belu dilaporkan sejumlah warga ke Kejaksaan Negeri Atambua. Warga yang menemui Kasi Intel, Jhon Purba meminta agar masalah ini dapat diselesaikan sesuai dengan hukum yang berlaku.

Hal ini diungkapkan oleh Ketua BPD Lasiolat, Alosius Besin bersama sejumlah warga kepada awak media usai menyerahkan laporan di kantor Kejari Belu, Kamis (15/03/2018).

Alosius mengungkapkan ada dugaan korupsi pemanfaatan sejumlah dana desa untuk beberapa kegiatan dalam Tahun Anggaran 2016 dan 2017.

“Sejumlah item pekerjaan tidak sesuai dengan rencana anggaran dana desa, bahkan ada item kegiatan yang tidak terlaksana sama sekali,” ungkapnya.

Disebutkan, item pekerjaan yang dilaksanakan tidak sesuai rencana anggaran di antaranya rehabilitasi gedung kantor Kepala Desa Lasiolat pada Tahun 2016 sebesar Rp 58 juta dan Rp 50 juta pada Tahun 2017.

Item kegiatan lain pada 2017 yang dilaporkan antara lain pembangunan tembok penahan dengan dana sebesar Rp 50 juta, pembangunan saluran irigasi senilai Rp 176 juta, penghijauan dan pelestarian lingkungan sebesar Rp 47 juta, pengadaan sarana dan prasarana pertanian yang tidak dilaksanakan.

Aloysius menuturkan bahwa kegiatan Yang sudah dilaksanakan yaitu budidaya jeruk yang tidak sesuai rencana anggaran. Padahal dalam rencana anggarannya adalah pengadaan bibit lamtoro.

Selain itu, beberapa item kegiatan lain yang tidak difasilitasi dengan dana desa adalah pelatihan meubeler dengan anggaran berjumlah Rp 70 juta, pelatihan pertukangan dan perbengkelan dengan anggaran Rp 33 juta.

Baca Juga :   Wakapolres Belu Pimpin Satgas Saber Pungli

Dugaan korupsi lain terdapat pada pengadaan budidaya ikan lele jumbo dengan anggaran Rp 58 juta.

Kajari Belu, Rivo Ch Medellu kepada wartawan di ruang kerjanya, Rabu kemarin mengatakan sudah menerima laporan pengaduan masyarakat Desa Lasiolat. Atas laporan masyarakat tersebut, pihaknya akan melakukan telaan untuk menurunkan tim dalam rangka pengumpulan bahan dan keterangan (pulbaket). (Richi Anyan)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top