RAGAM

Keluarkan Dua Siswa, Gedung SMAN Io Kufeu di Segel

Inilah kondisi awal SMAN Io Kufeu disegel warga.

BETUN, Kilastimor.com-Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) Io Kufeu, Kecamatan Io Kufeu, Kabupaten Malaka, Jumat (2/3) pagi di Segel warga setempat.
Aksi penyegelan terjadi sekira pukul 06.00 WITA.

Salah satu orang tua siswa yang meminta namanya tidak dimediakan, ketika dikonfirmasi menjelaskan, aksi penyegelan ini dilakukan karena warga setempat merasa tidak puas dengan keputusan Kepala Sekolah memecat atau mengeluarkan dua orang siswa kelas III dari sekolah tersebut. Tidak saja itu kedua orang tua siswa yang dikeluarkan dipenjarakan.

Sikap arogan kepala sekolah ini katanya, yang memicuh amarah orang tua siswa. “Kami tidak puas karena anak-anak kami dikeluarkan dari sekolah. Kalau anak – anak kami buat salah, Kepala sekolah sebagai pimpinan Sekolah punyak hak untuk panggil mereka dan beri pembinaan, bukan seenaknya saja mengeluarkan mereka tanpa melakukan pendekatan dengan kami sebagai orang tua siswa,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMAN Io Kufeu, Marianus Bouk Ketika dikonfirmasi media ini via telpon seluler, istrinya yang menerima telpon dan mengaku suaminya sedang berada di rumah tetangga.
Beberapa kali dihubungi, istrinya mengaku hal yang sama.

Kapolsek Sasitamean, Iptu Agustino de Araujo ketika dikonfirmasi media ini, membenarkan kejadian itu. Menurutnya kejadian itu terjadi pagi tadi sekitar Pukul 06.00 WITA.

“Pagi tadi warga setempat datang secara gerombolan menggunakan kayu bulat panjang dan bebak, kemudian melakukan penyegelan di pintu gerbang sekolah. Aksi ini menyebabkan aktifitas belajar mengajar di Sekolah tersebut tidak berjalan.

Baca Juga :   Lebu Raya: Bupati dan Wabup Harus Bersinergi dan Bekerjasama

Lanjut dia, tindakan orang tua murid ini, karena mereka merasa kecewa dengan keputusan kepala sekolah mengeluarkan dua orang murid kelas III dari Sekolah dan memenjarakan kedua orang tuanya.

Untuk selanjutnya kata dia, kita sudah adakan dialog dengan warga setempat dengan pihak sekolah, sehingga pintu gerbang sekolah yang disegel sudah di buka kembali. Ia Berharap suapaya, orang tua murid tetap menjaga keamanan dengan pihak sekolah sehingga proses KBM tetap berjalan. (adhi teiseran)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top